Kemenpora Tidak Ikut Campur Regulasi Liga

Gatot tidak mau Kemenpora dianggap mengintervensi kebijakan PSSI.


OLEH   MUHAMMAD RIDWAN


Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan tidak bakal mengambil sikap apapun terkait regulasi yang telah diputuskan untuk Liga 1 dan Liga 2. Sebab, mereka merasa itu merupakan ranah yang dimiliki PSSI.

Ada sejumlah regulasi baru yang diterapkan PSSI untuk Liga 1 dan Liga 2. Mulai dari adanya pembatasan usia, yakni setiap klub hanya diizinkan menggunakan dua pemain saja yang berusia di atas 35 tahun.

SIMAK JUGA: Jacksen: Pelatih Liga 1 Dituntut Lebih Kreatif

Kemudian klub harus mendaftarkan pemain berusia 23 tahun sebanyak lima. Di mana dua pemain harus bermain sejak awal dalam setiap pertandingan yang dilangsungkan selama Liga 1 bergulir musim ini.

Menurut Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, keengganan Kemenpora mengambil sikap terkait regulasi baru ini, karena takut dianggap melakukan intervensi. Mereka mempercayakan masalah ini kepada PSSI.

“Itu [regulasi] bukanlah ranah kami, tapi ranahnya PSSI makanya kami tidak mau mencampurinya. Nanti bila kami ikut campur melanggar statuta FIFA pasal 13, 15, dan 17,” kata Gatot.

SIMAK JUGA: Pelatih Persija Merasa Pembatasan Umur Rugikan Klub & Pemain

Lebih lanjut Gatot menuturkan, kemarin sudah melakukan pertemuan dengan PSSI di kantornya. Pertemuan tersebut membahas seputar perkembangan sepakbola nasional saat ini.

“Saya [kemarin] bertemu dengan pak Joko [Driyono], dan Dodik [Wijanarko]. Pertemuan kami berjalan baik, banyak hal yang kami bahas. Tapi tidak ada hal signifikan yang dibicarakan,” ucapnya.