Djadjang Nurdjaman Sebut Lima Laga Awal Persib Bandung Berat

Djanur menilai Persib akan menjalani laga luar biasa, berharap draf jadwal mengalami perubahan.


OLEH   DONNY AFRONI & PANDU PERSADA


Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menilai anak asuhnya bakal menjalani ujian luar biasa di lima laga awal Liga 1 2017, karena berhadapan dengan tim favorit menjadi jawara.

Bila draf jadwal yang dirilis PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak mengalami perubahan, Persib akan melakoni pertandingan berat. Setelah menjamu Arema FC, Persib selanjutnya menghadapi Semen Padang, Sriwijaya FC, Pusamania Borneo FC, dan Persipura Jayapura.

SIMAK JUGA: Febri Berharap Cepat Padu Dengan Pemain Baru Persib

“Kalau memang ini terjadi, luar biasa berat, lima tim pertama di kelas atas. Bukan jadi jaminan kami akan mudah setelah lima pertandingan. Kalau bisa ada perubahan,” ungkap Djanur, sapaan Djadjang, dikutip Simamaung.

Hal senada diungkapkan Hariono. Menurut gelandang Persib ini, pemain harus menyiapkan mental dengan baik. Kendati demikian, Hariono tidak gentar menghadapi kelima tim itu.

SIMAK JUGA: Van Dijk Lupakan Laga Kontra Arema

“Kami siapakan mental saja. laga-laga awal semua orang anggap pasti berat. Kami tunggu keputusan resminya saja. Kalaupun tidak berubah, kami harus tetap siap,” tegas Hariono.

Sementara itu, Sergio van Dijk mulai mengikuti latihan bersama tim hari ini, walau masih terpisah dari rekan-rekannya. Kondisi ini membuat Djanur semringah, dan berharap striker naturalisasi tersebut bisa pulih lebih cepat.

“Sergio sudah mulai gabung latihan, itu kabar baik. Yang pasti kami akan perlahan saja, perkiraan di pertandingan ketiga dia sudah bisa main kembali,” kata Djanur.

SIMAK JUGA: Konate Yakin Dengan Pemain Baru Persib

Sedangkan dokter tim Rafi Ghani mengatakan, van Dijk saat ini sudah tak ada keluhan. Porsi latihan untuk Van Dijk pun akan berbeda dengan pemain lainnya, mengingat ini merupakan pertama kali ia bersama tim.

“Kami akan lihat dulu perkembangan di lapangan nanti seperti apa. Tapi dari hasil terapi di Jakarta sudah, yang bersangkutan sudah tidak punya keluhan dan sudah dinyatakan bisa kembali bergabung sama tim,” katanya. (gk-68)