Djadjang Nurdjaman Pusing Turunkan Pemain Muda

Djanur menilai empat pemain muda untuk menggantikan Febri dan Zola belum siap menghadapi kerasnya kompetisi.


LIPUTAN   PANDU PERSADA     DARI   BANDUNG   


Dipanggilnya Febri Hariyadi dan Gian Zola mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-22 membuat pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman pusing menentukan starter pemain muda untuk menghadapi PS TNI akhir pekan ini.

Djadjang menilai beberapa pemain muda, seperti Ahmad Basith, Agung Mulyadi, dan  Fulgensius Billy Paji Keraf, belum siap menghadapi kerasnya pertarungan di kompetisi kasta teratas. Kendati demikian, Djadjang tak punya pilihan lain kecuali menyiapkan mereka.

SIMAK JUGA: Djanur Akui Persib Terkendala Jika Main Siang

“Registrasi Basith, Agung, dan Billy masih dalam proses. Untuk Agung masih sempat kayaknya. Kami antisipasi seperti ini, saat Febri enggak ada. Sementara Agung dan Puja, saya lihat belum siap,” tutur Djanur, sapaan Djadjang.

“Billy juga sebenarnya belum siap untuk berada di level ini, masih belum teruji. Tapi dia terlihat sudah bagus, dia ada potensi. Kalau sekelas pertandingan kompetisi, kami enggak bisa coba-coba.”

SIMAK JUGA: Hatton Sebut Persib Berada Di Level Berbeda

Kondisi ini membuat Febri mengaku berat meninggalkan Persib. Namun ia mengaku tidak bisa menolak jika berkaitan dengan timnas. Febri berharap bisa secepatnya memperkuat Persib.

“Karena ini panggilan negara, jadi mau enggak mau saya harus berangkat, dan klub sudah mengizinkan. Saya juga mendoakan Persib. Mudah-mudahan di pertandingan ketiga saya sudah bisa kembali,” ujar Febri.

SIMAK JUGA: Persib Jadi Main Malam, Djanur Mainkan Essien & Cole?

Hal senada diungkapkan Zola. Gelandang muda Persib ini berharap Maung Bandung bisa memperoleh kemenangan di laga nanti. Zola juga berharap kemampuannya mengalami peningkatan setelah mengikuti TC timnas U-22.

“Zola doakan saja semoga Persib menang lawan PS TNI. Kami juga sama latihan di sana. Saya ingin menunjukkan kemampuan, sehingga saat kembali ke Persib, saya bisa lebih baik lagi,” ucap Zola. (gk-68)