Claudio Ranieri: Pemain Leicester City Tak Khianati Saya

Ranieri merasa tak dikhianati oleh para pemain Leicester dan menyalahkan keadaan atas pemecatannya.


OLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter


Claudio Ranieri membantah tuduhan pengkhianatan yang dilakukan oleh para pemain Leicester City. Juru taktik asal Italia itu mengatakan pemecatannya adalah buah dari ketidaksiapan mental.

Mantan pelatih Chelsea dan AS Roma itu dipecat sembilan bulan setelah memimpin The Foxes ke tangga juara Liga Primer Inggris. Beberapa surat kabar Inggris mengklaim sang manajer telah ditusuk dari belakang oleh para penggawanya.

SIMAK JUGA – Leicester Siap Tampung Striker Chelsea

Ranieri justru memasang badan untuk anak-anak asuhnya. “Tidak, saya tidak percaya itu. Para pemain mungkin tidak memberikan kemampuan maksimal karena ada masalah-masalah lain,” ungkap Ranieri pada Sky Sports.

“Masalah-masalah itu bisa saja ketika mereka ada di sini sebelumnya, mereka hanya menerima sedikit uang, dan setelah itu mereka mendapat kenaikan gaji dua hingga tiga kali lipat. Mungkin ketika Anda merasa aman di pertandingan terakhir dan mengawali musim, Anda sangat berkonsentrasi untuk tetap solid dan kuat. Kami mengawali musim dengan baik sebelumnya.”

SIMAK JUGA – Ben Chilwell Minta Leicester Bangkit

“Kemudian, ketika Anda datang ke pra-musim setelah memenangkan gelar, Anda berkeliling dunia. Anda terbang ke Amerika dan bermain melawan tim-tim besar untuk pertama kalinya dalam hidup. Situasinya benar-benar berbeda. Saya tak percaya para pemain yang menusuk saya. Tidak, tidak, tidak,” pungkasnya.

Leicester kini duduk di peringkat 11 Liga Primer dan akan menghadapi Atletico Madrid di perempat-final Liga Champions.