Arema FC Resmi Kontrak Juan Pablo Pino

Ruddy menyatakan Pino tidak akan terkendala KITAS, dan bisa dimainkan melawan Bhayangkara FC.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Arema FC dipastikan diperkuat marquee player pada musim 2017 setelah merekrut Juan Pablo Pino. Striker asal Kolombia itu hari ini telah menandatangani kontrak, sehingga menjadi pemain ke-29 Arema.

Manajer Umum Ruddy Widodo menyatakan, perekrutan Pino bukan didasari mengikuti tren penggunaan marquee player oleh sejumlah klub. Menurut Ruddy, Pino diboyong, karena disesuaikan dengan kebutuhan tim.

SIMAK JUGA: Aji Yakin Bisa Jinakkan Juan Pablo Pino

“Untuk harganya, pemain ini masih sesuai dengan kantong Arema. Tidak telalu mahal, karena masih ada pemain Arema yang pernah lebih mahal dari ini. Tidak perlu kami buka di sini harganya, karena masyarakat Indonesia belum terbiasa melihat nominal,” beber Ruddy.

Ruddy memastikan berkas mantan pemain Galatasaray ini aman, karena media officer Arema yang mengurusi transfer matching system (TMS) dan international transfer certificate (ITC) akan berjalan dengan cepat.

SIMAK JUGA: Arema Bungkam Dikaitkan Dengan Juan Pino

“Soal KITAS [kartu izin tinggal terbatas] juga tidak ada masalah, semua sudah diurusi dengan baik oleh agen. Saat merekrut pemain, Arema selalu ingin kejelasan. Ibarat beli sepeda motor, Arema tidak hanya mendapatkan BPKP dan STNK, tetapi juga surat penjualan hingga kwitansinya. Semuanya sangat detail,” terang Ruddy.

Namun Ruddy belum bisa memastikan Pino akan menjalani debutnya ketika Arema menghadapi Bhayangkara FC pada pekan kedua Liga 1. Menurutnya, kebijakan itu berada di tangan pelatih Aji Santoso.

SIMAK JUGA: Aji Inginkan Striker ‘Marquee Player’

“Justru pelatih mungkin sedang lumayan pusing, karena [Cristian] Gonzales mendapatkan undangan dari Kedutaan Indonesia di Jedah untuk melaksanakan umroh,” kata Ruddy.

“Kami tidak bisa menolak, karena itu bukan inisiatif El Loco, melainkan undangan. Yang namanya udangan, manajemen harus mengalah. Pelatih harus bisa mengatasi hal ini, karena dia mungkin akan meninggalkan tim selama sembilan hari,” tutupnya. (gk-48)