Arema FC Anggap Persipura Jayapura & Semen Padang Pesaing Utama

Sementara manajemen Arema meniadakan launching tim, dan menggantinya dengan doa bersama.


OLEH   DONNY AFRONI & ABI YAZID


Manajemen Arema FC menilai klub yang tidak perkuat marquee player seperti Persipura Jayapura dan Semen Padang sebagai rival utama mereka dalam perburuan gelar juara Liga 1 2017.

Manajer umum Ruddy Widodo mengatakan, klub yang berisikan pemain bintang akan sulit mendapatkan harmoni. Menurutnya, Arema lebih mewaspadai klub yang memiliki harmoni tim bagus. Ruddy melihat kondisi itu ada di Persipura dan Semen Padang.

SIMAK JUGA: Djanur Sebut Lima Laga Awal Persib Berat

“Tanpa meremehkan tim lain, saya pikir musim ini Persipura masih merupakan tim klasik yang memiliki peluang juara terbesar, karena secara soliditas dan harmoni tim mereka paling kuat dan perlu diwaspadai,” beber Ruddy diwartakan Wearemania.

“Menurut saya, harmoni tim ini merupakan faktor paling penting dalam perjalanan sebuah tim. Percuma bertabur bintang jika tidak ada harmoni tim.”

SIMAK JUGA: Arema Tundukkan PSMS Medan

Sementara itu, Arema urung memperkenalkan tim musim ini kepada publik dengan acara meriah. Manajemen menggantinya dengan menggelar doa bersama, dan memberikan santunan kepada anak yatim bersama pemain dan istri. Apalagi jersey musim ini sudah diluncurkan menjelang Piala Presiden lalu.

“Acara ini dirancang mendadak, karena Arema mepet menghadapi Liga 1. Kamis sudah berangkat ke Bandung untuk melawan Persib. Kami memohon maaf kepada Aremania, karena kami tidak bisa menggelar acara launching tim, tapi menggelar doa bersama yatim piatu sebanyak 100 orang,” jelas media officer Sudarmaji.

“Doa bersama sudah menjadi tradisi kami sebelumnya, mungkin acara lebih ke sakral atau keagamaan. Kami tidak menggelar acara yang sifatnya berfoya-goya. Doa dari anak yatim diharapkan memberikan Arema kekuatan untuk mengarungi Liga 1.”

SIMAK JUGA: Gonzales Anggap PSMS Selevel Dengan Arema

Kegiatan ini diolah langsung para istri penggawa Arema, maupun jajaran pelatih. Istri Cristian Gonzales, Eva Siregar, bertindak sebagai koordinator.

“Di ISC lalu Gonzales tidak bisa bermain selama dua bulan, karena mengalami cedera. Hal ini tidak boleh terulang kembali. Kami berdoa dengan harapan suami kami bisa bermain maksimal di lapangan, dan semoga Arema menang terus, sehingga menjadi juara,” kata Eva. (gk-48)