5 Pemain yang Dibuang Barcelona dan Sukses di Klub Barunya

Barcelona merupakan salah satu klub terbesar di dunia dan menjadi rumah bagi beberapa pemain terhebat dunia. Andres Iniesta, Gerard Pique, Neymar, Luis Suarez dan tentu saja, Lionel Messi menghiasi pekan demi pekan di Camp Nou.

Klub besar memiliki daya tarik yang besar pula bagi pemain besar. Mereka datang membawa harapan menjadi bagian utama, meski kerap gagal. Mereka dijual, bahkan ketika baru saja memulai karier di Camp Nou, kondisi yang berpotensi menjadi langkah mundur.

Namun bagi beberapa nama, itu juga bisa menjadi langkah awal yang lebih baik. Berikut 5 pemain yang dibuang Barcelona tetapi sukses di klub barunya.

5. Dani Alves


Mungkin ini kerugian terbesar Barca pada musim panas 2016, Alves pindah ke Juventus. Bek sayap asal Brasil ini merupakan salah satu pemain tersukses mereka dan dia menendang Barca dari Liga Champions musim ini, membuktikan Blaugrana salah mengambil keputusan.

Alves bergabung ke Barcelona dengan harga 35,5 juta Euro (sekitar Rp515 miliar) pada tahun 2008 dari Sevilla. Dia salah satu pemain yang berpengaruh di ruang ganti dan sudah memenangkan 23 trofi untuk raksasa Catalan.

4. Yaya Toure


Manchester City dan Premier League menikmati penampilan Toure. Seperti Alves, Toure saat ini berusia 33 tahun dan tampaknya dia didepak dari Barca oleh Pep Guardiola karena tidak sesuai dengan filosofinya.

Tetapi, di Inggris yang kompetisinya sangat intens mengandalkan kecepatan, kekuatan dan ketepatan, Toure malah sukses. Toure yang direkrut City enam tahun lalu memenangkan Premier League dua kali, dua Piala Liga dan satu FA Cup.

Tak diragukan lagi pemain asal Pantai Gading ini masuk dalam buku sejarah Manchester City sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah mereka miliki dan kekuatannya masih diperhitungkan di periode akhir kariernya.

3. Pedro


Bergabung dengan Chelsea di bawah kepemimpinan Jose Mourinho, Pedro seakan tenggelam dan tak mampu beradaptasi dengan Premier League. Beberapa kali dia diberitakan ingin pulang ke Barcelona, tetapi di bawah Antonio Conte Pedro kembali menemukan kejayaannya.

Pemain 29 tahun ini terkenal sejak masih di akademi Barcelona, tetapi ketika menembus tim utama dia mulai kehilangan waktu bermain. Pedro pun dilepas ke Chelsea dan sekarang menjadi salah satu pemain penting Conte walau belum meraih trofi – tampaknya musim ini trofi pertamanya bahkan dia bisa meraih double winner.


2. Cesc Fabregas
Pemain yang meninggalkan kandangnya terlalu dini dan kemudian kembali lagi. Fabregas bergabung dengan Arsenal saat masih remaja dan balik lagi ke Barcelona pada tahun 2011, sayangnya dia lebih banyak duduk di bangku cadangan ketimbang di lapangan walau Los Cules membelinya dengan harga 34 juta Euro (sekitar Rp492 miliar) pada tahun 2011.

Saat Guardiola pergi dan ada kesempatan kembali ke Premier League, Fabregas bergabung dengan Chelsea. Performanya pun meningkat, namun di akhir masa jabatan Mourinho dia mulai dicadangkan dan ketika Conte datang dia juga mengalami nasib yang sama. Namun, belakangan Conte mulai kembali mempercayai gelandan Spanyol tersebut.

1. Thiago Alcantara


Alcantara selalu dianggap pemain yang terlalu bagus untuk duduk di bangku cadangan, tetapi dia tak cukup baik untuk menggantikan Xavi Hernandez atau Andres Iniesta. Alcantara akhirnya mengikuti jejak Guardiola ke Bayern Munich dan sejak saat itu dia menjadi salah satu gelandang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pemain 26 tahun ini sudah memenangkan gelar Bundesliga dan dalam perjalanan untuk yang keempat, dua German Cup, satu Germain League Cup, satu Piala Dunia Antar Klub dan satu UEFA Super Cup. Ini membuat masa-masa bersama Bayern merupakan karier terbaiknya.