Michael Essien Dikawal Ekstra Saat Latihan

Sementara Dedi Kusnandar tidak khawatir bakal tergusur dari tim dengan kehadiran Essien.


OLEH   DONNY AFRONI


Kendati tidak akan memperlakukan pemain dengan berbeda, pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menyatakan Michael Essien bakal mendapat pengawalan khusus agar tidak diserbu bobotoh saat menjalani latihan.

Djadjang mengungkapkan, kehadiran Essien akan menyedot animo suporter saat latihan. Tanpa pemain bintang, latihan Persib kerap dibanjiri bobotoh. Djanur, sapaan Djadjang, tidak ingin program latihan terganggu akibat kondisi itu.

SIMAK JUGA: Michael Essien Tak Langsung Ikut Latihan

“Dia akan menjalani latihan dengan program yang sama dengan pemain lainnya. Saya tak akan membeda-bedakan pemain, seperti program class room, dia juga harus mengikutinya,” ujar Djanur dikutip laman Galamedianews.

“[Tapi] Melihat antusias bobotoh, mungkin nantinya akan ada pengamanan khusus untuk Essien. Dia harus dalam situasi aman, dan pastinya nyaman. Di luar itu, tak ada perbedaan soal aturan yang diberlakukan kepada pemain lainnya.”

SIMAK JUGA: Berkostum Persib, Ini Kata Essien

Sementara itu, kehadiran Essien juga mendatangkan ancaman bagi pemain lainnya, terutama di sektor tengah. Berkaca dari posisinya sebagai gelandang bertahan, sejumlah pemain yang terancam digusur adalah Hariono, Kim Jeffrey Kurniawan, Dedi Kusnandar‎, dan Gian Zola.

Kendati demikian, Dedi mengaku tidak merasa khawatir, dan siap memperebutkan posisi di tim inti. Di lain sisi, Dedi menjadikan kedatangan pemain berusia 34 tahun itu sebagai kesempatan menimba ilmu.

SIMAK JUGA: Essien Jadi Gelandang Serang Di Persib

“Saya menilai perekrutan Essien sangat positif, karena dia adalah pemain kelas dunia. Saya sudah tahu bagaimana kualitasnya. Saya akan mengambil pelajaran, dan pengalaman dari dia,” ujar Dedi.

“Di Chelsea dan Madrid mainnya bagus banget. Saya pikir kehebatannya tetap ada, karena sebagai pemain bola usia tidak menjadi jaminan. Jangankan Essien, Cristian Gonzales juga usianya sudah kepala empat saja masih bagus.”