Liverpool Terus Perkasa Lawan Raksasa

Liverpool mempertahankan rekor tak terkalahkan versus klub-klub top di Liga Primer musim ini menyusul hasil 1-1 melawan Man City di Etihad Stadium.


OLEH   DEDE SUGITA     Ikuti di twitter


Telah melakoni sepuluh pertandingan menghadapi penghuni enam besar klasemen Liga Primer Inggris musim ini, tak sekali pun Liverpool mengecap kekalahan.

Dalam total laga tersebut The Reds punya rekor impresif dengan mengumpulkan 20 poin dari kemungkinan maksimal 30 yang dapat diraih kontra klub-klub elite Inggris, yang terbaru adalah hasil 1-1 saat bertamu ke Etihad Stadium untuk menantang tim peringkat ketiga Manchester City.

Sebagaimana ditunjukkan oleh skor akhir, laga pada Minggu (19/3) malam berlangsung seimbang. Kedua klub mampu mengeksekusi sebuah episode menarik yang melibatkan sepakbola menyerang end-to-end berintensitas tinggidipadukan dengan banyaknya penyia-nyiaan peluang yang bikin melongo.

LAPORAN PERTANDINGAN: MANCHESTER CITY 1-1 LIVERPOOL

Adam Lallana memiliki peluang terbaik untuk memenangkan laga bagi Liverpool ketika mendapat umpan tarik brilian dari Roberto Firmino menyusul sebuah serangan balik cepat dengan skor masih terkunci di 1-1. Sayang, bintang internasional Inggris itu tak bisa menjangkau bola untuk melakukan penyelesaian dari jarak dekat sehingga kedua tim pada akhirnya harus puas berbagi poin.

Manchester City mengawali laga dengan baik, tetapi The Reds perlahan mengembangkan permainan dan menjadi kubu yang lebih berbahaya di akhir babak pertama. Skuat Jurgen Klopp terus mendominasi hingga memasuki awal paruh kedua. Lini tengah Man City kesulitan menghadapi pressing ketat tim tamu dan berkali-kali kehilangan bola. Tekanan Liverpool berujung pada gol pembuka yang diawali pelanggaran Gael Clichy terhadap Roberto Firmino di dalam kotak.

Kapten James Milner maju untuk mengonversi penalti sekaligus membawa Si Merah memimpin. Dengan ini, Milner memperpanjang rekor pribadinya tidak menelan kekalahan di Liga Primer jika dirinya masuk papan skor. Sudah 47 pertandingan liga dilalui Milner dengan dirinya mencetak gol – semenjak ia masih berseragam City – dan catatannya adalah 37 kemenangan plus sepuluh seri.

Musim ini, tujuh gol yang dibukukan Milner semuanya dari titik penalti. Itu menjadi rekor gol penalti terbanyak kedua dalam semusim untuk pemain Liverpool, hanya kalah dari sepuluh eksekusi Steven Gerrard pada kampanye 2013/14.

Walau City bangkit menyamakan kedudukan lewat penyelesaian cermat Sergio Aguero, Liverpool mengkreasi banyak peluang dari serangan balik, yang sayangnya terbuang sia-sia akibat penyelesaian akhir yang buruk.

Pun demikian, hasil 1-1 menjadi pendongkrak masif untuk asa Liverpool menembus Liga Champions musim depan mengingat mereka, tidak seperti kompetitor lainnya, tidak lagi harus menghadapi lawan penghuni enam besar dalam sembilan pekan tersisa.

Yang menarik, sebelum Klopp bertugas memimpin tim, Liverpool hanya mencicipi satu kemenangan dalam 16 kunjungan terakhir ke markas Arsenal, Chelsea, Manchester United, dan Manchester City.

Jurgen Klopp dan Pep Guardiola senantiasa menghadirkan duel-duel intens dan sang juru taktik asal Jerman hanya satu dari segelintir manajer yang punya rekor superior atas Pep. Guardiola kalah 4-5 dalam rekor head-to-head – catatan yang dibuka sejak pria Catalan itu menukangi Bayern Munich sementara Klopp melatih Borussia Dortmund.

Kedua manajer kemungkinan besar sama-sama puas berbagi satu angka. Milner merangkum laga ini dengan pas: “Ini sangat intens. Kedua tim berjuang keras memburu kemenangan dan saya yakin ini pertandingan yang bagus untuk kalangan netral. Memang mengecewakan tidak meraih tiga poin setelah kami sempat memimpin, namun pada akhirnya hasil imbang mungkin yang paling adil.”

Raih kesempatan “sekali seumur hidup” untuk bermain di Anfield dan bertemu legenda-legenda Liverpool!

Malaysia Airlines tengah mencari pendukung fanatik dan loyal Liverpool FC yang berusia 18 tahun ke atas dan bisa bermain sepakbola untuk bergabung dengan fans lainnya dari seluruh dunia dalam Malaysia Airlines Global Team.