Ketua Steering Committee Kagumi Antusiasme Penonton Di Babak Semi-Final Piala Presiden 2017

Animo penonton yang ingin menyaksikan langsung pertandingan di stadion begitu tinggi di babak semi-final Piala Presiden.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


Turnamen Piala Presiden 2017 telah mendapatkan dua tim terbaik yang berhak lolos ke partai final di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 12 Maret nanti. Adalah Pusamania Borneo FC (PBFC) II yang akan melawan Arema FC di partai puncak turnamen yang diikuti 20 klub tersebut.

PBFC II lolos ke partai final setelah menumbangkan Persib Bandung lewat drama adu penalti di leg kedua semi-final di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung. Sedangkan Arema menaklukkan Semen Padang dengan agregat skor 5-3, dalam dua pertandingan di babak empat besar.

Yang menjadi perhatian adalah, tingginya animo penonton yang ingin menyaksikan langsung babak semi-final ini di stadion. Terlebih, pada leg kedua semi-final yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat (Bandung) dan Stadion Kanjuruhan (Malang).

Tercatat, untuk laga Persib melawan PBFC II di Si Jalak Harupat, menurut panpel dihadiri langsung 25.598 penonton. Sebenarnya masih banyak penonton yang tak bisa masuk ke stadion lantaran kehabisan tiket. Begitu pula di Stadion Kanjuruhan yang menggelar laga Arema kontra Semen Padang, dipadati 24.329 penonton.

SIMAK JUGA: PBFC II Lolos Ke Final Piala Presiden

Hal itu yang membuat kagum ketua steering committee Piala Presiden 2017, Maruarar Sirait, yang ikut hadir dalam laga Persib kontra PBFC II di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (5/3) malam. Menurutnya, itu seakan menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap PSSI dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk membangun sepakbola nasional yang lebih baik mulai tampak. 

SIMAK JUGA: Quin-Trick Gonzales Loloskan Arema Ke Final

“Antusiasme sangat luar biasa dari penonton dan saya kira masih ada puluhan orang yang belum kebagian tiket. Saya rasa Indonesia perlu banyak membangun stadion yang memiliki kapasitas besar dan berkualitas,” kata pria yang akrab disapa Ara itu.

Lebih lanjut, dia menuturkan pelaksanaan Piala Presiden 2017 hingga babak semi-final telah berjalan baik dan diharapkan terus berlanjut sampai ke babak final. Termasuk, pertandingan harus berjalan fair-play tanpa adanya pengaturan skor.

“Pesan yang penting dari Pak Presiden, ajang ini juga untuk pembibitan atlet-atlet sepakbola muda nasional,” tambah politisi dari PDI Perjuangan itu. 

Selain itu, respons positif juga dirasakan untuk industri sepakbola. Hal tersebut dibuktikan banyaknya sponsor yang terus berdatangan. “Ini menunjukkan bahwa ketua OC (Organizing Committee) dan tim bekerja baik, wasit juga berjalan baik, sehingga sponsor happy (senang),” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ara juga mengapresiasi kehadiran pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla Aspas, yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan semi-final di Bandung dari awal hingga akhir. Menurutnya, kehadiran Milla menunjukkan komitmennya untuk memajukan sepakbola nasional, khususnya untuk melihat kemampuan atlet-atlet muda. “Saya kira ini salah satu cara untuk melihat kemampuan atlet-atlet muda kita,” katanya. 

Ara juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang mengawal jalannya pertandingan ini dengan turun langsung dan melakukan pendekatan yang persuasif kepada suporter.