Djadjang Nurdjaman Kecewa Timnas Indonesia U-22 TC Jangka Panjang

Djanur mengaku sempat berpikir Milla tidak menerapkan TC jangka panjang, sehingga tidak mengganggu komposisi pemain.


OLEH   DONNY AFRONI


Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku kecewa dengan agenda pemusatan latihan (TC) jangka panjang timnas Indonesia U-22, sehingga Pangeran Biru berpotensi kehilangan pemain muda.

Sebelumnya, arsitek timnas U-22 Luis Milla akan mengumumkan daftar 25 pemain yang akan melakukan TC jangka panjang tahap pertama. Selanjutnya, juru taktik asal Spanyol itu akan menggelar TC dengan rentang waktu lebih lama dibandingkan tahap pertama.

SIMAK JUGA: Persela Antisipasi Kehilangan Pemain Muda

Agenda itu membuat Persib terancam kehilangan Febri Hariyadi, Gian Zola, dan Henhen Herdiana. Febri memiliki peluang paling besar untuk masuk ke dalam skuat timnas U-22.

Djadjang mengungkapkan, ia telah merancang di tiap posisi berisikan dua pemain muda. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi bila ada yang mendapatkan akumulasi kartu, maupun cedera.

SIMAK JUGA: 25 Nama Akhir, Milla Hanya Ambil Dua Striker

“Pastinya sangat disayangkan. Saya pernah berpikir Luis Milla akan pegang timnas itu tanpa TC jangka panjang, dan pemain boleh main di klub masing-masing,” kata Djanur, sapaan Djadjang, dikutip laman Simamaung.

“Kalau ada rencana ini, ya cukup berat juga, dan harus pikir ulang juga. Mungkin cari pemain lagi. Saya sudah plot 2-2 di tiap posisi. Tapi kalau begini, harus cari pemain lagi. Skuat kami kan pas-pasan, harus ada pengganti kalau memang nanti ada yang dibawa [timnas].”