Arsene Wenger Pertanyakan Penalti Barcelona Versus Paris Saint-Germain

The Professor mendesak UEFA menggunakan teknologi untuk membantu kinerja wasit di lapangan, merujuk pada dua penalti Barca yang dinilai kontroversial.


OLEH  DEWI AGRENIAWATI


Arsene Wenger mendesak penggunaan tayangan ulang video segera diperkenalkan dalam sepakbola, karena UEFA terancam menghadapi tuntutan hukum jika mereka tidak berbuat lebih banyak untuk membantu kinerja wasit di lapangan. 

Wenger melontarkan kekecewaan terhadap wasit setelah Arsenal dibantai 5-1 oleh Bayern Munich di Liga Champions dan menyoroti dua penalti Barcelona dalam comeback epik mereka melawan Paris Saint-Germain sebagai bukti bahwa ofisial laga butuh bantuan teknologi. 

Luis Suarez dianggap melakukan pergerakan simulasi untuk mendapat penalti kedua Barca di pengujung pertandingan, sementara Neymar juga dianggap terlalu mudah jatuh saat Barca mendapat penalti pertama yang dieksekusi oleh Lionel Messi. 

SIMAK JUGA: Infantino Soroti Penalti Barcelona

Wenger mengatakan wasit buruk di kompetisi Eropa tidak dapat diterima dan memperingatkan UEFA, mereka akan berakhir di meja hijau jika tidak menggunakan teknologi dalam sepakbola. 

“Sejujurnya saya percaya dalam lima tahun ke depan, jika UEFA tidak membawa video ke lapangan, mereka bisa menghadapi aksi hukum dari televisi atau dari fans karena mereka menolak kemajuan untuk keputusan yang tepat,” jelas Wenger, dikutip ESPN.

“Fans dan perusahaan televisi membayar mahal dan mereka [UEFA] merusak paket tersebut karena mereka tidak melakukan hal maksimal untuk memberikan tontotan yang adil. 

“Apakah penalti Barcelona benar-benar penalti? Lalu yang kedua bagaimana? Jujurlah,” lanjut manajer asal Prancis tersebut.