PSSI Akan Denda Peserta Piala Presiden Rp500 Juta Karena Ini

Upaya ini dilakukan PSSI agar klub mematuhi semua peraturan yang sudah dibuat.


OLEH  MUHAMMAD RIDWAN


Ketua panitia pelaksana pusat Piala Presiden 2017, Iwan Budianto menyatakan akan memberikan denda Rp500 juta buat klub yang mogok bermain di ajang tersebut. Hal ini terjadi setelah pihaknya menggelar pertemuan dengan seluruh kontestan.

Maksud dari hukuman tersebut karena PSSI yang kali ini menjadi penyelenggara ajang tersebut ingin menjaga agar klub bisa bermain fair play. Oleh karena itu, mereka mengambil langkah tegas dengan cara seperti itu supaya klub tidak melanggarnya.

SIMAK JUGA: Lima Pesan Penting Orang Nomor Indonesia Buat Piala Presiden 2017

“Kalau berhenti di tengah jalan kami akan sanksi mereka dengan denda sebesar Rp500 juta,” kata Iwan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (4/2). 

Tak hanya itu, Iwan menyatakan pihaknya akan memebrikan denda setiap kali pemain terkena kartu kuning atau merah. Upaya ini dilakukan agar pemain bisa bersikap profesional dalam menjalani setiap pertandingan di Piala Presiden 2017.

“Kalau kartu kuning Rp3 juta dan kartu merah Rp5 juta. Kartu kuning dua kali besaran dendanya sama Rp5 juta,” ujarnya.

SIMAK JUGA: Dana Gelar Piala Presiden 2017 Rp43 Miliar

“Kalau dalam satu pertandingan pemain dapat dua kartu kuning sehingga terjadi kartu merah maka denda yang paling besar yang kami pakai, Rp5 juta,” tambahnya. 

Sebanyak 20 klub sudah memastikan diri berlaga di Piala Presiden tahun ini. Mereka dibagi ke dalam lima grup yang tersebar pada lima kota yakni Malang, Bandung, Sleman, Bali dan Madura yang bergulir mulai 4 Februari sampai dengan 12 Maret mendatang.