PSM Makassar Pulangkan Penyerang Iran

Robert Alberts menegaskan, ia tidak merekomendasikan Pouya untuk dikontrak manajemen.


OLEH   DONNY AFRONI & MUHAMMAD SHOLIHIN


Torehan satu gol di matchday kedua Grup 3 Piala Presiden 2017 tidak membuat pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts terkesan untuk mempertahankan penyerang asal Iran Pouya Hosseini.

Robert Alberts secara resmi mencoret Pouya, karena secara keseluruhan dianggap tidak membantu permainan tim. Menurut arsitek asal Belanda ini, Pouya tidak bisa memberikan keseimbangan di lini depan PSM.

SIMAK JUGA: Mampu Cetak Gol, Pouya Dianggap Masih Kurang Kontribusi

“Dia pemain yang bagus, tapi tidak sesuai dengan pemain yang kami butuhkan. Saya tidak hanya melihat dari sumbangan gol, tapi kontribusinya kepada tim,” ujar Robert Alberts.

“Kami butuh pemain yang bisa menjaga keseimbangan di lini depan. Dia tidak saya rekomendasikan untuk dikontrak, karena itu saya terpaksa melepasnya.”

SIMAK JUGA: Robert Tak Pusingkan PSM Tersingkir

Sementara itu, mantan direktur PSM Andi Darussalam Tabusala mengkritik kebijakan Robert Alberts yang menerapkan rotasi pemain di Piala Presiden 2017, sehingga Pasukan Ramang gagal lolos ke perempat-final.

Selain menganggap sebagai ajang bergengsi, Andi menilai turnamen pramusim ini menjadi kesempatan baik bagi jajaran pelatih untuk mendapatkan komposisi pemain terbaik.

“Saya harap Robert tidak main-main untuk tangani PSM. Saya sangat sayangkan, karena sebenarnya bisa menyiapkan diri pada turnamen Pilpres 2017. Semua pemain tidak diseleksi lagi, karena hampir semua sudah dikontrak. Tapi kalau seperti ini, Robert hrus lebih fokus,” cetus Andi.

SIMAK JUGA: Kalah Dari Persela, PSM Tersingkir Dari Piala Presiden

“Robert jangan bodoh-bodohin orang Sulsel, karena PSM adalah tim kebanggaan masyarakat Sulsel. Memang pelatih PSM sangat lucu, karena ganti-ganti pemain. Padahal turnamen ini seharusnya menjadi penting untuk membentuk kerangka tim yang kuat.”

“Seandainya saya menjadi pelatih, saya yakin bisa membuat tim ini menakutkan lawan-lawannya. Apalagi materinya bagus.” (gk-69)