PS TNI Tetap Ingin Jaga Harga Diri

Mustaqim merasa kecewa dengan performa pemain asing PS TNI, dan berencana mencoret mereka.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Kendati sudah dipastikan tidak lolos ke perempat-final Piala Presiden 2017, pelatih PS TNI Mustaqim menegaskan, tim besutannya akan tetap maksimal di laga terakhir melawan Arema FC.

PS TNI masuk kotak setelah Arema dan Persija Jakarta bermain imbang 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (11/2) malam WIB. Raihan empat poin kedua tim membuat PS TNI tersingkir, karena mereka tak mendapatkan angka setelah sebelumnya ditekuk Bhayangkara FC 2-1.

SIMAK JUGA: Arema & Persija Berbagi Angka

“Ini harga diri TNI, kami akan berusaha keras melawan Arema. Tidak ada perubahan lain, karena pemain kami hanya itu,” tegas Mustaqim.

Mengenai kekalahan dari Bhayangkara FC, Mustaqim mengatakan, jajaran pelatih akan melakukan evaluasi besar. Sosok asal Surabaya itu mengaku masih membutuhkan waktu agar pasukannya padu.

“Kegagalan menang melawan Bhayangkara FC membuat peluang kami lolos sudah berakhir. Ini akan menjadi catatan kami semua. Saya pribadi minta maaf kepada manajemen, karena gagal memenuhi harapan untuk sekadar lolos ke babak selanjutnya,” tutur Mustaqim.

SIMAK JUGA: Tekuk PS TNI, Bhayangkara FC Buka Peluang

“Inilah skuat kami selengkapnya. Kami harus bisa meramunya dengan segenap kemampuan. Saya sedih juga harus kehilangan Ahmad Nufiandani karena cedera.”

Salah satu perbaikan yang akan dilakukan adalah dengan merombak legiun asing. Saat ini, PS TNI diperkuat Ibrahim Conteh dan Mamadou Barry. Bahkan Conteh diganjar dua kartu kuning, sehingga menyelesaikan laga lebih cepat.

“Kami punya pemain asing yang kami harapkan bisa membantu kami. Ternyata dirinya hari ini bermain buruk. Mungkin keikutsertaan kami di turnamen ini membuat kami bisa melakukan evaluasi. Kami tentu ingin striker yang lebih tajam lagi,” tegasnya.

SIMAK JUGA: Mustaqim Minta Pemain PS TNI Lebih Berani

Sementara itu Ganjar Mukti meminta maaf kepada pendukung PS TNI, karena kerja keras pemain masih gagal memberikan kemenangan dari dua laga. Ganjar mengaku akan berusaha keras untuk menang di laga terakhir.

“Kami banyak mendapatkan pelajaran, yang jelas kami ingin bermain lebih bagus lagi, dan tentu akan latihan lebih keras,” tutupnya. (gk-48)