PREVIEW Serie A Italia: AS Roma – Torino

Roma bukan cuma berambisi mengalahkan Torino untuk menjaga kans Scudetto, tetapi juga ingin membalaskan dendam.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Jarak sepuluh poin yang membentang antara AS Roma dan penguasa klasemen Serie A Italia, Juventus, seharusnya sudah lebih dari cukup untuk memotivasi Giallorossi meraih tiga poin saat menjamu Torino di Stadio Olimpico, Senin (20/2) dini hari WIB.

Roma masih menyimpan satu laga lebih sedikit ketimbang Juventus, sehingga kemenangan atas Torino bakal membuat jarak dengan puncak klasemen kembali merapat menjadi tujuh poin sekaligus menjaga peluang Scudetto mereka.

Faktor lain yang membuat Roma akan lebih termotivasi untuk menggebuk Torino adalah kekalahan menyesakkan 3-1 dalam kunjungan ke Turin pada September lalu. Kala itu, eks winger Roma, Iago Falque, dua kali menjebol gawang mantan timnya dengan balutan seragam Torino. Dengan demikian, aroma balas dendam akan terasa kental di laga ini.

SIMAK JUGA: Allegri: Juventus Masih Jauh Dari Scudetto

Peluang Roma untuk melakukan pembalasan memang terbuka lebar. Kepercayaan diri para penggawa Roma sedang tinggi-tingginya menyusul kemenangan telak 4-0 atas tuan rumah Villarreal di laga perdana babak 32 besar Liga Europa tengah pekan lalu. Meski demikian, pelatih Luciano Spalletti tidak ingin timnya merasa cepat puas jelang duel kontra Torino.

“Ini akan menjadi laga yang sangat sulit, tetapi kami harus bisa memenanginya. Tidak ada hasil lain yang bisa diterima selain kemenangan. Kami baru saja menampilkan sesuatu yang bagus untuk bisa menembus babak Liga Europa selanjutnya, tetapi kami masih belum lolos,” ungkap Spalletti waspada.

Sementara itu, Torino tentu tidak ingin menyerah begitu saja saat berkunjung ke Olimpico. Diperkuat oleh banyak para pemain buangan Roma seperti Falque, Adem Ljajic, Juan Iturbe, Bostjan Cesar, dan Leandro Castan, armada Sinisa Mihajlovic dipastkan akan tampil lebih ngotot melawan Roma.

Radja Nainggolan Torino Roma Serie A

“Mereka sudah berubah banyak sejak terakhir kali kami bertemu dan mereka juga lebih efektif mencetak gol. Kami harus bisa menjukkan kualitas kami untuk merepotkan mereka. Selain bermain baik, kami juga butuh keberuntungan,” tutur Mihajlovic.

Striker Andrea Belotti dipastikan bakal menjadi andalan Mihajlovic untuk mengobrak-abrik pertahanan Roma. Berbicara pertahanan, Torino seharusnya jadi sorotan karena buruknya lini belakang mereka. Granata punya catatan kebobolan terburuk ketujuh di Serie A musim ini. Di laga terakhir kontra Pescara pada akhir pekan lalu, Torino terpaksa kemasukan tiga gol meski sempat memimpin 5-0.

Pertahanan rapuh Torino itu bisa menjadi sasaran empuk bagi Edin Dzeko. Penyerang Bosnia-Herzegovina itu baru saja mengemas hat-trick kontra Villarreal dan berpeluang menambah pundi-pundi golnya kontra Torino. Saat ini, Dzeko tinggal berjarak delapan gol dari catatan gol terbaiknya dalam satu musim (36 gol) saat masih berseragam Wolfsburg di musim 2008/09.

 

PRAKIRAAAN SUSUNAN PEMAIN:

AS Roma (3-4-2-1): Szczesny; Rudiger, Fazio, Manolas; Peres, Strootman, De Rossi, Emerson; Nainggolan, Salah; Dzeko.

Torino (4-3-3): Hart; Zappacosta, Ajeti, Moretti, Barreca; Benassi, Lukic, Baselli; Iago Falque, Belotti, Ljajic

 

TAHUKAH ANDA?

  • Torino mampu mengatasi Roma di laga terakhir setelah 12 duel Serie A sebelumnya tak pernah menang (M1 S4 K8)
  • Roma selalu menang dalam enam laga kandang terakhir kontra Torino dengan mencetak minimal dua gol per laga (total 17 gol).
  • Roma memenangi 14 laga terakhir di Olimpico, rekor terbaik mereka dalam sejarah Serie A.
  • Torino tak pernah menang di kandang lawan sejak mengalahkan Crotone 2-0 pada November lalu. Setelahnya, mereka seri dua kali dan kalah tiga kali.
  • Torino menjadi tim terproduktif kedua di musim ini dalam hal mencetak gol di 15 menit pertama (9 gol). Hanya kalah dari Juventus (10). Sementara Roma menjadi yang terproduktif di 15 menit terakhir (12 gol)
  • Roma menjadi tim terbanyak yang mendapat penalti di Serie A musim ini (11 kali). Sementara Torino sudah empat kali gagal mengeksekusi penalti, terbanyak kedua setelah Pescara (5 kali)

 

PREDIKSI GOAL INDONESIA: AS Roma 2-0 Torino