PREVIEW Liga Europa: Villarreal – AS Roma

Setelah sama-sama nyaris lolos ke Liga Champions musim ini, Villarreal dan Roma bertekad mencari pelampiasan di fase gugur Liga Europa.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Babak 32 besar Liga Europa bakal menyajikan sebuah laga yang layak disebut bigmatch ketika dua kekuatan sepakbola Spanyol dan Italia, Villarreal dan AS Roma, bentrok dalam leg pertama, Jumat (17/2) dini hari WIB.

Villarreal mendapat kehormatan menjadi tuan rumah lebih dulu di El Madrigal, yang baru-baru ini diubah namanya menjadi Estadio de la Ceramica. Partai ini menandai bentrok dua tim yang terluka setelah sama-sama tereliminasi di babak play-off Liga Champions di awal musim ini. Seperti diketahui, Roma terpaksa disingkirkan Porto, sementara Villarreal dihadang AS Monaco.

Kesamaan nasib gagal lolos ke fase grup kompetisi elite Eropa tersebut bukan tidak mungkin akan melecut semangat mereka untuk bermain total di Liga Europa. Pelatih Giallorossi Luciano Spalletti pun memprediksi sebuah pertarungan yang sangat ketat.

SIMAK JUGA: Pemain Villarreal Merasa Terhormat Lawan Totti

“Saya rasa, laga ini sudah sepantasnya dimainkan dalam babak yang lebih lanjut di kompetisi ini, karena kedua tim sama-sama kuat,” ungkap Spalletti seperti dikutip Football-Italia.

“Tapi, sensasi melawan tim kuat di Eropa seperti inilah yang kami cari. Kami telah melewati fase grup dengan baik dan kini kami dihadapkan pada sebuah tim hebat. Ini adalah ujian yang sulit. Villarreal adalah tim yang kuat dan mereka mampu mengalahkan tim-tim besar,” imbuhnya.

Spalletti juga mengumbar target timnya untuk bisa mencetak gol tandang. Namun diakuinya, hal itu akan sangat sulit karena gaya bermain The Yellow Submarine yang selalu menekan lawan dan kemudian melancarkan serangan balik cepat.

“Filosofi kami adalah memainkan sepakbola yang menghibur, tetapi kami tentu ingin menang. Mengingat Villarreal cenderung main bertahan dan mengandalkan serangan balik, tentu saja leg kedua akan sulit. Itulah mengapa kami harus bisa meraih hasil positif di leg pertama ini. Kami ingin mencetak lebih dari satu gol di partai tandang ini,” serunya

Roma VillarrealEmerson versus Juan Riquelme menandai bentrok terakhir kedua tim, 13 tahun silam.

Kedua tim terakhir kali bertemu pada Maret 2004 dalam babak 16 besar Piala UEFA di mana Villarreal keluar sebagai pemenang dengan skor agregat 3-2. Meski demikian, performa terkini kedua tim yang bertolak belakang membuat Roma punya peluang bagus untuk mencuri gol tandang atau bahkan kemenangan di markas Villarreal.

Untuk susunan pemain, Roma diperkirakan akan melakukan beberapa rotasi. Pemain seperti Alisson, Stephan El Shaarawy, dan Gerson diperkirakan mendapat kesempatan untuk tampil sejak menit pertama. Alessandro Florenzi menjadi satu-satunya pemain di kubu tim tamu yang harus absen setelah cedera lututnya kembali mengalami masalah saat proses pemulihan.

Sementara di kubu Villarreal, pelatih Fran Escriba kemungkinan besar akan menghentikan kebiasaanya untuk melakukan skuat lapis kedua — seperti yang dilakukannya di fase grup — mengingat mereka menghadapi lawan yang sulit. Namun, striker andalan tim tuan rumah Roberto Soldado diperkirakan masih menepi meski cedera lututnya sudah membaik.

 

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:

Villarreal (4-4-2): Fernandez; Rukavina, Musacchio, Ruiz, Angel; Santos, Trigueros, Soriano, Cheryshev; Bakambu, Borre.

AS Roma (4-3-3): Alisson; Peres, Vermaelen, Fazio, Jesus; Nainggolan, Paredes, Gerson; Salah, Dzeko, El Shaarawy.

 

PREDIKSI GOAL INDONESIA: Villarreal 0-1 AS Roma