PREVIEW Liga Europa: Saint-Etienne – Manchester United

United tinggal mencari hasil imbang untuk melangkahkan kakinya ke babak 16 besar, namun Saint-Etienne tentu akan memberikan perlawanan.


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter


Satu tiket kelolosan diincar Manchester United saat bertandang ke markas Saint-Etienne di leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Kamis (23/2) dini hari WIB.

United arahan Jose Mourinho memiliki modal bagus jelang pertandingan ini lantaran mereka memetik keunggulan 3-0 buah dari pertemuan pertama, dan playmaker Juan Mata mengajak rekan setimnya untuk mempertahankan fokus dalam lawatan nanti, yang kemudian dilanjutkan dengan final Piala Liga melawan Southampton pada akhir pekan.

“Saya tidak akan bohong kepada Anda, pekan ini kami sangat antusias dengan final pertama musim ini,” tulis pemain timnas Spanyol itu lewat blog pribadinya.

“Saya bicara soal final Piala Liga yang akan kami mainkan Minggu nanti di Wembley melawan Southampton. Di dua kunjungan terakhir kami ke stadion spesial ini, kami memenangkan dua titel [Piala FA dan Community Shield].

“Tapi, laga berikutnya selalu menjadi yang terpenting, kami tahu itu, dan dalam hal ini kami harus tetap fokus pada Saint-Etienne dan Liga Europa.

“Kami melakukannya dengan baik dengan kemenangan 3-0 pekan lalu, tapi mereka membuktikan tim lebih baik dari apa yang dikatakan papan skor. Akan menjadi kesalahan bagi kami meremehkan ini. Ketika Anda menghadapi sesuatu dengan serius dan berjuang di semua kompetisi, Anda harus melipatgandakan usaha Anda, cerdas, dan menghindari gangguan,” lanjut mantan penggawa Chelsea ini.

SIMAK JUGA: Anthony Martial Tak Berencana Tinggalkan Manchester United

“Tim ini menunjukkan itu dan kami ingin mempertahankannya. Kami memasuki bagian penting di musim ini dan masih berjuang memenangkan beberapa trofi. Seiring Anda menjadi pemain lebih berpengalaman, Anda sadar Anda harus berpikir hanya tentang laga berikutnya, jika tidak maka Anda membuat kesalahan. Kami yakin itu.”

Sementara dari kubu tuan rumah, Saint-Etienne tentu akan memberikan perlawanan namun winger Romain Hamouma mengkhawatirkan Zlatan Ibrahimovic, yang hampir selalu menjadi mimpi buruk bagi klub Prancis tersebut.

“Ibrahimovic tidak bermain, kan? Apakah dia akan bermain? Sial!” kata Hamouma kepada media. “Apalagi yang bisa saya katakan?

“Berapa banyak gol yang telah ia cetak ke gawang kami? 17, ya? Apalagi yang ingin kalian tanyakan!?”

Untuk pertandingan nanti, United dipastikan tidak akan memainkan Wayne Rooney, Phil Jones dan Luke Shaw yang ditinggal di Manchester, sedangkan Saint-Etienne tidak memiliki permasalahan berarti.

Prakiraan Pemain

Saint-Etienne (4-4-2): Ruffier; Malcuit, Perrin, Theophile-Catherine, Pogba; Intima, Veretout, Pajot, Monnet-Paquet; Saivet, Hamouma.

Manchester United (4-2-3-1): Romero; Valencia, Bailly, Smalling, Blind; Fellaini, Herrera; Rashford, Pogba, Martial; Ibrahimovic.

TAHUKAH ANDA?

Saint-Etienne kalah lima kali dari enam pertemuannya melawan klub Inggris di kompetisi Eropa (I1), kebobolan tiga gol atau lebih di masing-masing dari tiga laga terakhirnya.

Manchester United sukses lolos 18 kali dari 19 babak sistem gugur di kompetisi Eropa setelah mencatatkan kemenangan di leg pertama, pengecualian terjadi di semi-final Liga Champions 2007/07 melawan AC Milan.

Sebaliknya, Saint-Etienne terakhir kali membalikkan defisit tiga gol di kompetisi Eropa terjadi pada 1974/75 (melawan Hajduk Split di Babak Kedua Piala Eropa). Mereka lolos hingga semi-final di tahun tersebut, sebelum kalah dari sang juara Bayern Munich.

Saint-Etienne menjadi tim yang paling sering dibobol oleh Zlatan Ibrahimovic selama berkarier (17).

Di leg pertama, Ibra mencetak hat-trick pertamanya untuk United. Dia kini sudah mengemas 24 gol di semua kompetisi, terbanyak di antara pemain United lainnya sejak awal musim lalu (Martial juga 24 gol).

Ini adalah keunggulan leg pertama terbesar United di kompetisi Eropa sejak mengalahkan FC Porto 4-0 di babak perempat-final Liga Champiosn 1996/97. Leg kedua berakhir 0-0/

United baru menang sekali dari tujuh lawatan terakhirnya ke Prancis di kompetisi Eropa, meski lima partai sebagian berakhir imbang (K1).

United menyasar clean sheet keempat beruntun di kompetisi Eropa untuk kali pertama sejak Desember 2013.

Paul Pogba melepaskan lebih banyak tendangan ketimbang pemain United lainnya di kompetisi ini pada musim ini (24).

Hanya satu dari 10 gol terakhir Saint-Etienne di Liga Europa yang berhasil dicetak di babak pertama, dengan tidak ada yang diciptakan lebih awal selain menit ke-45.