PREVIEW Liga Champions: FC Porto – Juventus

Dua tim dengan sejarah besar di Liga Champions, siap lakoni bentrok seru pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Do Dragao.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter


Bentrok seru segera tersaji di Do Dragao markas FC Porto tatkala mereka diharuskan menjamu Juventus, pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (23/2) dini hari WIB.

Kedua tim memiliki sejarah hebat di turnamen antarklub tertinggi di Eropa ini. Masing-masing sukses mengoleksi dua gelar Liga Champions dan itu menjadikan partai ini sebagai salah satu duel klasik.

Juve mungkin lebih populer ketimbang Porto bahkan hingga saat ini, tapi bukan berarti As Dragoes layak diremehkan. Andre Silva cs tengah dalam performa puncak, dengan raih enam kemenangan beruntun di Liga Primeira Portugal.

Selain itu Porto juga miliki rekor yang sangat baik jika bermain di kandang pada babak gugur Liga Champions. Dalam 14 laga yang tersaji, Azuis Es Brancos sanggup menang tujuh kali, imbang enam kali, dan hanya sekali kalah.

Porto pun dipastikan turun dengan kekuatan terbaiknya, karena tak satu pun penggawanya alami cedera atau skorsing. Sesuatu yang membuat pelatihnya, Nuno Esperito Santo, begitu optimistis menyambut partai ini.

“Kami adalah dua tim besar Eropa. Saya dapat mengatakan kami adalah dua di antara yang terbaik. Kami ingin menang karena kami semakin berkembang, skuat sempurna, dan stadion yang terisi penuh dengan suporter yang akan membantu kami,” ujar Nuno, seperti dikutip Football Italia.

Duel klasik Casillas Vs Buffon kembali terjadi

SIMAK JUGA: Jadwal Televisi Laga Porto Kontra Juventus

Sementara Juve yang bertindak sebagai tim tamu pun patut optimistis. Selain karena komposisi skuatnya yang dipandang miliki kualitas lebih, mereka juga punya rekor bagus hadapi Porto dan partai tandang Liga Champions musim ini.

Dari tiga pertemuan yang pernah terjadi, Juve berhasil menang dua kali dan sekali imbang tanpa pernah kalah dari Porto. Si Nyonya Tua pun tercatat sebagai satu-satunya tim di babak 16 besar, yang selalu menang di partai tandang babak fase grup musim ini.

Juve bahkan miliki atmosfer yang serupa dengan Porto, karena dalam tren enam kemenangan beruntun di liga domestik dan bisa turunkan komposisi terbaiknya. Walau gangguan datang pada hukuman untuk Leonardo Bonucci, usai berkonflik dengan pelatih tim, Massimiliano Allegri.

“Kami miliki optimisme tinggi hadapi Porto. Mereka adalah klub besar dengan suporter yang luar biasa. Akan sulit berlaga di Do Dragao. Untungnya skuat kami dalam kondisi bagus dengan kembalinya Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli di jantung pertahanan. Leonardo Bonucci? Itu bukan masalah besar, dia akan duduk di tribun besok,” ujar Allegri, seperti dikutip Goal Italia.

Satu hal yang akan jadi sorotan utama dalam pertandingan ini tentu saja pertemuan kembali dua kiper legendaris, Iker Casillas dan Gianluigi Buffon. Ini akan jadi bentrok ke-21 sepanjang karier luar biasa keduanya.

Patut dinanti seperti apa performa dua kiper yang juga paling sedikit kebobolan di Liga Champions musim ini, karena bukan tak mungkin akan tentukan hasil akhir laga. Porto punya potensi menang, tapi dengan segala hormat Juve layak ditempatkan sebagai unggulan.

Prakiraan Formasi:

FC Porto (4-1-3-2): Casillas; Pereira, Felipe, Marcano, Telles; Danilo; Corona, Torres, Brahimi; Jota, Silva.

Juventus (4-2-3-1): Buffon; Lichtsteiner, Bonucci, Rugani, Sandro; Khedira, Pjanic; Cuadrado, Dybala, Mandzukic; Higuain.

Prediksi Goal Indonesia: FC Porto 1-2 Juventus

TAHUKAH ANDA

  • Sepanjang sejarah, Juve tak pernah kalah dari Porto. Mereka berhasil mengoleksi dua kemenangan dan satu hasil imbang, dari tiga pertemuan yang pernah terjadi.

  • Tak ada tim Italia yang bisa menang di Porto, dalam lima lawatan terakhir. Rekornya adalah empat imbang dan sekali kalah. AC Milan jadi tim terakhir yang sanggup petik kemenangan, pada 1993 silam.

  • Porto dan Juve sedang dalam tren enam kemenangan beruntun di liga domestik masing-masing.

  • Porto hanya sekali kalah di kandang dalam 14 babak gugur Liga Champions terakhirnya. Itu terjadi pada 2009 lalu, saat takluk 1-0 dari Manchester United.

  • Porto juga hanya sekali gagal mencetak gol dalam 12 laga kandang terakhirnya di Liga Champions. Itu terjadi dalam kekalahan 2-0 dari Dynamo Kiev pada 2015 lalu.

  • Porto dalam tren tak kebobolan di tiga partai beruntun Liga Champions. Catatan terpanjang dari 15 peserta babak perdelapan-final lainnya.

  • Juve jadi satu-satunya tim yang memenangi semua laga tandang Liga Champions musim ini.