Petaka Di Laga Ke-300 Diego Simeone?

Juru taktik cerdas asal Argentina itu berpotensi menjalani laga ke-300 yang buruk bersama Atletico Madrid, karena diharuskan menjamu Barcelona.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter


Duel panas segera tersaji di Vicente Calderon kala Atletico Madrid diharuskan menjamu Barcelona, pada jornada 24 La Liga Spanyol, Minggu (26/1) dini hari WIB.

Partai ini juga bertambah spesial artinya, karena akan jadi laga ke-300 Diego Simeone sebagai pelatih AtleticoSatu statistik yang membuat dirinya hanya kalah dari Luis Aragones, sebagai pelatih dengan jumlah partai terbanyak untuk Los Rojiblancos.

Angka yang tertuang dalam 299 laga sebelumnya juga memesona. Simeone tercatat mampu memperoleh rerata 2,08 poin di setiap partai, lewat hasil 188 kemenangan, 59 hasil imbang, dan 52 kekalahan.

SIMAK JUGA: PREVIEW Atletico Vs Barcelona

Catatan gol Atletico selama dipimpin Simeone pun brilian. Dikenal dengan taktik bertahan frontalnya, Los Colchoneros dibuatnya cuma miliki rerata kebobolan 0,77 gol per partai.

Namun bukan berarti Atletico lantas tak subur dalam usaha menjebol jala lawan. Di Era Simoene, mereka mampu menorehkan hingga 534 gol dari 299 partai yang dilalui.

Segala angka emas tersebut berpuncak pada hadirnya sederet trofi, yang kembali memasok lemari museum Atletico. Lima trofi sudah dipersembahkan Simeone, masing-masing lewat gelar La Liga Spanyol, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Piala UEFA, sampai Piala Super Eropa.

Sayangnya pesta pertandingan ke-300 Simeone di Vicente Calderon esok berpotensi jadi mimpi buruk. Lantaran lawan yang dihadapi adalah musuh bebuyutan, Barca. Tim yang gemar membuat sang juru taktik menderita.

SIMAK JUGA: Barca & Enrique, Mimpi Buruk Simeone

Seperti tertuang dalam infografis dari 20 pertemuan dengan Blaugrana, pelatih berjuluk El Cholo itu hanya sanggup mengoleksi sepasang kemenangan dan tujuh hasil imbang. Selebihnya atau 11 bentrok lainnya berujung kekalahan.

Tak hanya Barca, tapi Simeone juga punya kisah buruk hadapi pelatih sang lawan, Luis Enrique. Dari 13 pertemuan, pelatih asal Argentina itu telan delapan kekalahan dan cuma menang tiga kali.

Situasi itu tentu saja hadirkan ketegangan lebih bagi Simeone menyambut laga sulit ini. Apalagi jika sampai kalah, Atletico akan terkoyak posisinya di empat besar klasemen sementara, yang artinya terancam tak lolos ke Liga Champions musim depan.

Mari kita nantikan, akan seperti apa pesta laga ke-300 Simeone bersama Atletico. Akankah berujung kebahagiaan atau justru petaka?