Persis Solo Siap Kehilangan Gelandang Andalan

Pemain menandatangai kontrak di kediaman pentolan Pasoepati saat perayaan HUT kelompok suporter Persis ini.


OLEH   DONNY AFRONI & AURELIUS BALAKOSA


Manajemen Persis Solo mengaku tidak akan ragu melepas gelandang andalan Bayu Nugroho bila tidak menemui kata sepakat dalam negosiasi kontrak. Hal itu diungkapkan manajer Hari Purnomo disela-sela perayaan hari ulang tahun kelompok suporter Pasoepati, Kamis (9/2).

Sedikitnya 24 pemain sudah mencapai kesepakatan dengan manajemen Persis dalam negosiasi yang berlangsung hingga Kamis dinihari WIB. Setelah sempat alot, striker Ainudin Devira akhirnya sepakat bergabung dengan Persis pada pagi harinya. Sedangkan Bayu belum memberikan jawaban.

SIMAK JUGA: Persis Solo Kontrak 23 Pemain

“Pemain mendapatkan durasi kontrak sepuluh bulan. Tadi pagi jam 09:00 Ainudin sudah memberi kepastian, tinggal Bayu. Kalau manajemen dan Bayu tidak mencapai kesepakatan, kami akan mencari pemain baru,” tegas Hari.

Para pemain bersama jajaran pelatih dan manajemen turut memeriahkan ulang tahun Pasoepati di kediaman presiden pertama kelompok suporter Persis tersebut, Mayor Haristanto. Bahkan, penandatanganan kontrak pemain juga dilakukan di tempat yang sama.

SIMAK JUGA: Persis Amankan Tanda Tangan Eks Kiper PSS

“Di rumah ini, sejarah saya dan Pasoepati dimulai. Sejarah panjang yang terus akan saya sampaikan ke generasi sekarang, bahwa Pasoepati adalah Solo, dan nama kami telah menasional, bahkan mendunia. Pada awalnya, kami belajar dari Aremania. Aremania adalah guru kami,” kata Mayor.

Dalam acara itu, ada pemotongan tumpeng oleh pelatih Yudi Suryata yang diberikan kepada Mayor dan Iwan Walet, salah satu tokoh Pasoepati yang sangat loyal. Yudi mengapresiasi kiprah Pasoepati.

“Selamat ulang tahun Pasoepati, semoga selalu jaya dan mendukung Persis di setiap laga. Kami tunggu koreo kreatifnya di Stadion Manahan,” kata Yudi.

SIMAK JUGA: Persis Solo Bidik Promosi Ke Liga 1

Sedangkan komisaris PT Persis Solo Saestu, Dedy M Lawe, mengatakan, syukuran ini sebagai bentuk apresiasi Persis kepada suporter.

“Kami butuh dukungan penuh dari suporter. Bagi kami, Pasoepati adalah energi tambahan pemain di lapangan. Silakan berkreasi dengan nyanyian kreatifnya,” ucap Dedy. (gk-18)