Persela Lamongan Punya Modal Bagus Hadapi Piala Presiden

Herkis merasa senang dengan mental bertanding Persela yang dianggap sudah cukup bagus.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   MADURA   


Pelatih Persela Lamongan Herry Kiswanto menilai tim besutannya mempunyai modal bagus menjelang bergulirnya turnamen pramusim Piala Presiden 2017 setelah bermain imbang 1-1 melawan Madura United FC di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Pamekasan, Kamis (2/2) sore WIB.

Persela sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Greg Nwokolo di menit ke-73. Namun pelanggaran Asep Berlian di kotak terlarang membuat Persela menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti M Agung Pribadi lima menit menjelang laga usai.

SIMAK JUGA: Ditahan Persela, Gomes Belum Puas

Herry mengaku senang mendapat kesempatan berlatih tanding menghadapi sesama klub Liga 1. Selain mematangkan tim, uji coba ini juga dijadikan kesempatan melihat kemampuan pemain di bawah usia 23 tahun.

“Saya baru datang, dan ini kesempatan yang baik bagi pemain-pemain untuk memperlihatkan kemampuan mereka, baik pemain lama, baru, maupun yang masih seleksi,” ujar Herkis, sapaan Herry.

SIMAK JUGA: Persela Diburu Waktu Rekrut Pemain

“Ini juga menjadi bekal bagi kami sebelum Piala Presiden. Ini juga kesempatan mengasah mental tanding mereka. Tadi ada enam pemain U-23, tetapi saya kombinasikan dengan pemain-pemain senior. Kebanyakan memang pemain sayap. Kami harus menyesuaikan dengan regulasi yang ada.”

Sementara itu, pelatih Madura United Gomes De Olivera menilai anak asuhnya kurang berani melakukan tembakan ke arah gawang lawan.

“Mereka bermain bagus sekali, umpan pendek cepat. Tetapi mereka tidak lakukan finishing. Kami akan perbaiki itu. Greg dan [Luiz] Junior baru datang, mereka perlu waktu. Tetapi penampilan mereka tadi cukup baik,” jelas Gomes.

SIMAK JUGA: Herkis Tes Pemain Asing Di Madura

Pelatih asal Brasil itu juga memuji Risky Dwi Febrianto yang tampil penuh sepanjang 90 menit. Menurutnya, Risky bisa mengimbangi permainan para seniornya di tim.

“Dia bisa bermain bagus bersama seniornya. Asep, Slamet [Nurcahyo], Chan [Il Jung] bergantian menemaninya, dan dia mampu mengimbangi mereka. Tetapi dia harus terus belajar, dan tidak puas dengan apa yang bisa dia lakukan hari ini. Ini masih satu pertandingan uji coba,” pungkasnya. (gk-62)