Neraka Wembley Untuk Tottenham Hotspur

Untuk kesekian kalinya, Wembley menjadi neraka bagi Spurs menyusul ketersingkiran mereka dari Liga Europa.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Menggunakan Wembley sebagai markas di Liga Champions dan Liga Europa seharusnya bisa menginspirasi Tottenham Hotspur untuk bermain lebih baik melawan para jagoan Eropa.

Seperti diketahui, Wembley dipakai menjadi markas Spurs di kompetisi Eropa musim ini mengingat kandang mereka yang asli, White Hart Lane, tengah dipugar untuk pembangunan stadion baru.

Namun, alih-alih mengintimidasi lawan, stadion berkapasitas 90 ribu itu justru menjadi neraka bagi Tottenham sendiri. Empat kali bermain di Wembley, armada Mauricio Pochettino itu harus menelan dua kekalahan, sekali imbang, dan hanya menang satu kali.

Tottenham at Wembley

Dua kekalahan itu terjadi di fase grup Liga Champions melawan AS Monaco (2-1) dan Bayer Leverkusen (1-0). Kemenangan atas CSKA Moskwa (3-1) membuat Spurs finis sebagai peringkat ketiga Grup E sehingga berhak tampil di babak 32 besar Liga Europa.

Namun, kesempatan kedua bermain di Eropa tersebut tidak dimanfaatkan maksimal oleh Tottenham. Mereka langsung tersingkir dari Liga Europa dan itu dipastikan terjadi setelah mereka hanya sanggup bermain imbang 2-2 kontra Gent di Wembley, Jumat (24/2) dini hari WIB. Dengan membawa defisit satu gol di leg pertama, Spurs pun kalah agregat 3-2.

Statistik mencatat, Tottenham sudah kebobolan enam gol di Wembley dari empat laga di musim ini. Jumlah itu bahkan lebih banyak dari catatan kebobolan mereka di White Hart Lane dalam 12 partai kandang Liga Primer Inggris musim ini, yakni hanya kemasukan lima gol.

SIMAK JUGA: Imbang Kontra Gent, Spurs Tersingkir

Kutukan Wembley semakin terasa di laga kontra Gent tersebut karena Tottenham harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Dele Alli dikartu merah karena melakukan tekel kasar kepada Brecht Dejaegere. Tak hanya itu, bintang utama tim Harry Kane juga melakukan gol bunuh diri. Itu adalah gol bunuh diri keempat Kane sepanjang kariernya di Spurs.

Fans Tottenham mungkin hanya bisa berharap agar proyek New White Hart Lane cepat-cepat kelar agar Kane dkk. tidak menggunakan Wembley lagi jika mereka lolos ke kompetisi Eropa musim depan.

Tottenham Gent Harry Kane