Menyambut Oscar 2017: 5 Film Terbaik Sepak Bola yang Tak Boleh Dilewatkan

Ajang penghargaan bagi insan perfilman terbaik dunia, Academy Awards atau yang lebih dikenal dengn nama Piala Oscar akan diselenggarakan di Dolby Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat pada tanggal 26 Februari 2017.

Film-film terbaik sepanjang tahun 2016 akan berebut penghargaan paling bergengsi di dunia perfillman itu.

Namun ternyata di sisi lain, ada banyak film bertema sepak bola yang juga memiliki cerita dan nilai yang tak kalah bagus dengan film lain pada umumnya. Film bertema sepak bola apa sajakah yang tidak boleh dilewatkan?

Berikut adalah 5 film bertema sepak bola terbaik yang harus Anda tonton.

5. Pele: Birth of a Legend (2016)

Dari judulnya, kita sudah dapat mengetahui film ini menceritakan teantang siapa. Ya benar, film ini menceritakan kehidupan dari legenda sepak bola asal Brasil, Edson Arantes do Nascimento, atau yang lebih dikenal dengan nama Pele.

Prestasi Pele di dunia sepak bola sepertinya tak perlu diragukan lagi, sehingga dirinya layak disebut sebagai seorang legenda.

Film ini bercerita soal perjalanan Pele sejak dia kecil hingga dapat memperkuat tim nasional Brasil dan akhirnya sukses memenangkan gelar Piala Dunia saat dirinya baru berusia 17 tahun.

4. Bend It Like Beckham (2002)

Film ini jelas masuk sebagai salah satu film bergenre sepak bola terbaik sepanjang masa.

Bend It Like Beckham bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Jesminder Bhamra, yang berasal India yang tinggal di London, Inggris dan sangat menggemari sepak bola.

Namun tradisi keluarga India yang menganggap perempuan harus tampil anggun dan feminin, membuat Jess tak bisa mewujudkan keinginannya menjadi seorang pesepakbola.

Tak berputus asa, Jess pun kemudian memilih untuk memperjuangkan mimpinya dan memutuskan untuk berganung bersama tim sepak bola wanita di London.

Usaha Jess pun tak sia-sia, dirinya berhasil memenangkan turnamen dan juga mendapatkan beasiswa ke Amerika Serikat.

3. Shaolin Soccer (2001)

Film ini jelas menjadi salah satu film terbaik dan sangat sayang untuk dilewatkan.

Shaolin Soccer mengisahkan tentang tokoh bernama Sing yang ingin menerapkan keahlian kung fu dan spiritual di dunia modern.

Sayangnya, usaha tersebut gagal. Sing lalu bertemu dengan mantan pemain sepak bola legendaris Hongkong, Fung yang dijuluki sebagai Si Kaki Emas. Mereka lalu sepakat untuk menjadikan sepak bola sebagai jalan mencapai tujuan Sing mempromosikan kung fu.

Setelah bersusah payah mengumpulkan rekan-rekan seperguruan, Sing akhirnya berhasil membentuk tim sepak bola. Mereka pun mengikuti kejuaraan nasional dan bertemu musuh sulit, tim yang berisikan pemain yang berbuat curang karena menggunakan doping.

Namun tim Shaolin pun tak menyerah dan akhirnya berhasil memenangkan kejuaraan nasional. Meski termasuk film bergenre laga, Shaolin Soccer sepertinya sukses menjadi salah satu film favorit di kalangan penggemar sepak bola.

2. Goal: The Dream Begins (2005)

Goal bercerita tentang seorang pemuda asal Spanyol, Santiago Munez yang bercita-cita menjadi soerang pesepakbola profesional. Namun keinginannya terbentur kenyataan bahwa ia terlahir dari keluarga kurang mampu. Hal tersebut membuat Munez pun tak bisa mewujudkan keinginannya.

Tetapi semua berubah saat seorang pemandu bakat dari klub Premier League, Newcastle United melihat kemampuan yang dimiliki Munez, dirinya pun hijrah ke Inggris dan mulai merajut mimpi bersama The Magpies.

Film ini menjadi salah satu film bergenre sepak bola terbaik di dunia. Berhasil meraih kesuksesan dan digemari publik, produser film pun kemudian membuat sekuelnya, Goal II: Living The Dreams di tahun 2007.

1. The Two Escobars (2010)

Film ini menjadi salah satu film bergenre sepak bola terbaik yang pernah ada. Tak hanya menceritakan sepak bola, film ini juga membhas soal  dunia kriminal dan politik.

The Two Escobars menceritakan hubungan antara sepak bola dengan mafia dan kartel narkoba di Colombia, Pablo Escobar. Pablo sangat mencitai sepak bola. Dia pun menjadikan olahraga ini sebagai ajang mencuci uangnya agar tak terkena perkara hukum.

Pablo pun kemudian membangun rumah sakit dan berbagai sarana sosial dan juga memiliki sebuah tim sepak bola.

Di tim sepak bola milik Pablo itulah, sosok legendaris tim nasional Kolombia, Andres Escobar bermain. Meski sama-sama bernama Escobar, keduanya tak punya pertalian saudara.

Andres Escobar lalu masuk tim nasional Kolombia di Piala Dunia 1994. Sayang di laga melawan Amerika Serikat, ia membuat kesalahan fatal, mencetak gol bunuh diri yang menyebabkan negaranya harus menelan kekalahan dan tersingkir dari ajang empat tahunan tersebut.

Tak lama setelah kekalahan itu, Andres Escobar pun dibunuh.