Maurizio Sarri Balas Kritik Presiden Napoli

Sarri meminta De Laurentiis melakukan pendekatan secara langsung untuk membahas keputusannya soal line-up melawan Madrid.


OLEH   DEWI AGRENIAWATI


Maurizio Sarri merespons kritik dari presiden Napoli Aurelio De Laurentiis menyusul kekalahan 3-1 dari Real Madrid di Liga Champions. 

Lorenzo Insigne membuka gol di Santiago Bernabeu pada menit delapan, namun tuan rumah mampu membalas tiga kali via Karim Benzema, Toni Kroos dan Casemiro sekaligus memberikan keuntungan krusial bagi sang juara bertahan di leg pertama babak 16 besar. 

Usai laga De Laurentiis menumpahkan kekecewaan kepada pemain Napoli karena dianggap tidak memiliki daya juang dan mempertanyakan line-up Sarri dengan memasukkan Dries Mertens sebagai striker palsu ketimbang Arkadiusz Milik, yang baru pulih dari cedera lutut serius. 

Sarri mengaku kekalahan tersebut karena I Partenopei tak mampu menguasai permainan, namun ia meminta De Laurentiis melakukan pendekatan secara langsung untuk membahas keputusannya. 

“Saya di latihan setiap hari dan saya satu-satunya yang memilih [pemain],” tegas Sarri dalam konferensi pers. 

SIMAK JUGA: Zidane Puji Gol Benzema

“Presiden dapat mengekspresikan ide-idenya. Saya lebih suka ia mengekspresikan hal itu langsung kepada saya, tapi pada akhirnya sayalah yang memutuskan. 

“Kami memiliki Milik di bench karena kita tahu, dengan kondisi dia sekarang, ia tak bisa bermain lebih dari sepuluh atau 11 menit. Mengapa melakukan eksperimen? Kami bisa saja kalah 5-0 dengan cara itu. 

“Jika kami membuat banyak kesalahan, sulit untuk berani. Jika Anda gagal dalam passing kedua, Anda tidak akan membangun tekanan apa pun. Keputusan kami melakukan passing tidak selalu tepat. 

“Saya tidak dapat mengevaluasi determinasi dari tim yang membuat begitu banyak salah umpan. Apakah kami gagal melakukan serangan balik karena determinas, atau karena kami membuat salah umpan? Anda tak bisa berharap menyulitkan Madrid ketika kehilangan bola 20 atau 30 kali di area sendiri. Bagi saya ini adalah masalah teknik, bukan sikap,” lanjutnya. 

“Orang bersikap seolah-olah kami memiliki laga buruk padahal tidak. Kami tentu bisa main lebih baik, tapi Madrid memiliki sedikit peluang dibandingkan biasanya. 

“Main di stadion ini mungkin memberikan pengaruh pada beberapa pemain muda kami, tapi Anda tumbuh melalui pertandingan seperti ini. Ini pengalaman berharga. Terlepas dari hasilnya, saya pikir Napoli pantas ada di sini. Madrid dalam performa terbaik di tiga bulan terakhir – dan saya menonton semuanya.”