Manajer Madura United Anggap Pengurus PSSI Melanggar Keputusan Kongres

Haruna menuturkan pengunduran jadwal kick-off semestinya diputuskan di Kongres PSSI.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


Madura United tak sepakat dengan adanya keputusan pengunduran jadwal kick-off Liga 1 2017. Seperti diketahui, ketua umum PSSI Edy Rahmayadi memastikan pihaknya memundurkan jadwal kick-off Liga 1 yang sebelumnya diputuskan pada 26 Maret 2017. Keputusan itu sebelumnya disetujui dalam forum Kongres PSSI yang digelar di Bandung, 8 Januari 2017.

Namun melihat perkembangan dari Piala Presiden 2017, PSSI akhirnya memutuskan untuk memundurkan kick-off paling lama sebulan dari jadwal semula. “Dari segi mekanisme organisasi itu harus dikoreksi, karena Kongres PSSI di Bandung itu adalah kongres memutuskan program kerja dan jadwal. Nah, semua jadwal dan program kerja itu harus diimplementasikan oleh peserta kongres dan members,” buka Haruna Soemitro, manajer Madura United.

“Apa itu? ketika kita sudah menetapkan jadwal 26 Maret, maka klub dan members itu sudah mempersiapkan, termasuk konsekuensi merekrut pemain. Dari segi apapun, saya lebih melihat bahwa pahamilah ketika mekanisme organisasi itu sudah ditetapkan 26 Maret, maka mengubah itu harus melalui kongres. Tak bisa pengurus mengubah itu seenaknya sendiri,” jelas Haruna.

SIMAK JUGA: PSSI Pastikan Liga 1 Mundur

“Konsekuensinya tentu pengurus melanggar keputusan kongres, tentu kami akan melihat sejauh mana pelanggaran itu menjadi pelanggaran yang serius. Ini pendapat saya, perkara pelatih dan semua mendukung tentang pengunduran jadwal itu hanya persoalan operasional, kalau saya lebih ke tatanan organisasi,” tambahnya. 

SIMAK JUGA: Manajemen PSM Keluhkan Pengunduran Liga 1

Lebih lanjut, Haruna menuturkan sebagai anggota pihaknya hanya berusaha menaati keputusan kongres. Sehingga hal ini bukan bicara soal siap atau tidak siap lagi sebuah klub dalam mengikuti kompetisi. 

“Jadi kalau keputusan itu diubah, ya harus melalui kongres,” tegasnya.

Sementara itu, jika mengacu pada Pasal 36 Statuta PSSI poin (i), keputusan tempat, tanggal, dan jumlah tim yang berpartisipasi itu menjadi kewenangan Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Sehingga bisa dibilang, itu cukup diputuskan dalam rapat Exco PSSI.