Laporan Pertandingan: AS Roma 0-1 Villarreal

Kekalahan tipis saat menjamu Villarreal di Stadio Olimpico tak menghalangi langkah Giallorossi menuju ke babak 16 besar.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


AS Roma menelan kekalahan tipis 1-0 saat menghadapi Villarreal dalam partai leg kedua babak 32 besar Liga Europa musim ini di Stadio Olimpico, Jumat (24/2) dini hari WIB. Hasil tersebut tak menghalangi langkah Roma utuk lolos ke 16 besar dengan keunggulan agregat 4-1.

Tertinggal empat gol agregat, Villarreal langsung memberikan tekanan secara konsisten ke pertahanan Roma. Peluang pertama datang saat laga berjalan sepuluh menit, namun tembakan kaki kanan yang dilepaskan Roberto Soldado membentur mistar.

Baru lima menit berselang wakil La Liga Spanyol tersebut mengejutkan tuan rumah lewat gol yang dicetak Rafael Santos Borre. Sang penyerang asal Kolombia dengan nyaman mengeksekusi bola setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi Thomas Vermaelen.

Momen itu kian menambah moral para penggawa Villarreal untuk terus melancarkan gempuran. Menit ke-32, Rodri Hernandez nyaris menggandakan keunggulan tim tamu apabila sepakan kerasnya tak mampu dimentahkan oleh Alisson.

Roma yang tampil dengan sejumlah pemain pelapis tercatat cukup sulit menebar ancaman ke lini belakang Villareal yang terus memberikan perlawanan sengit. Hingga laga memasuki turun minum, keunggulan Villarreal tetap bertahan.

Di babak kedua, tepatnya empat menit selepas jeda pertandingan, kembali Santos Borre memaksa Alisson melakukan penyelamatan. Diego Perotti membalas dengan menghadirkan kans bagi Roma yang masih bisa diamankan Andres Fernandez.

Peran Francesco Totti mulai lebih hidup di babak kedua bagi Roma, dengan adanya upaya tekanan lebih banyak ke kubu lawan. Salah satunya melalui eksekusi tendangan bebas pada menit ke-62, yang membentur Rodri selaku salah satu pagar hidup Villarreal.

Kartu merah yang diterima Antonio Rudiger pada menit ke-81 mengubah warna permainan Roma yang lantas bermain aman. Tempo cenderung menurun kala memasuki meni-menit akhir permainan hingga tak memungkinkan bagi para penggawa Villarreal untuk mengejar defisit tiga gol agregat.