Kevin-Prince Boateng: Saya, Pep Guardiola & Cristiano Ronaldo Perangi Rasisme

Kevin-Prince Boateng menyayangkan kampanye anti rasisme dalam sepakbola sebagai alat komersial dan hanya terlihat di Liga Champions.


OLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti di twitter


 

Kevin-Prince Boateng mengakui dirinya bersama para superstar lapangan hijau macam Cristiano Ronaldo dan Pep Guardiola selalu berjuang untuk melenyapkan rasisme dalam sepakbola.

Pemain internasional Ghana ini mendapatkan perlakuan rasial ketika dia berjalan menuju lapangan saat AC Milan, klubnya terdahulu, menghadapi Pro Patria pada Januari 2013. Seperti Boateng, rekan-rekannya Urby Emanuelson, M’Baye Niang dan Sulley Muntari mendapatkan perlakuan yang sama.

Sejak saat itu, banyak bintang besar sepakbola seperti Guardiola, Ronaldo sampai Rio Ferdinand, mendukung protes Boateng atas perlakuan rasial yang didapatkannya. Pemain yang kini memperkuat Las Palmas itu pun berharap perjuangan untuk mendapatkan keadilan tak berhenti.

“Kami harus berjuang lebih keras, lebih tangguh lagi,” ujar Boateng dalam wawancaranya dengan The Guardian, saat disinggung soal isu rasisme.

SIMAK JUGA: Bintang yang Hijrah ke Tiongkok

“Kami belum bisa mengatakan pekerjaan soal rasisme sudah selesai. Sepp Blatter dan FIFA ingin mengubah sesuatu. Pep Guardiola, Rio Ferdinand, Ronaldo, semua pemain terlibat di dalamnya. Mereka semua mendukung saya. Kami harus melakukan sesuatu.”

“Rasisme telah menyelimuti sepakbola. Tapi sepakbola memberi Anda kebijakan, tapi kemudian mereka berhenti [memberantas rasisme], saya tidak tahu alasannya apa. Saya kira, saya membacanya di satu hari dan saya terkejut.”

“Saya tak mengerti, tapi rasanya kami tidak melawan rasisme. Kami punya banyak gagasan, tapi tidak mengubah apa pun. Hanya mengatakan ‘tidak pada rasisme’ secara komersial tidak akan memberi pengaruh apa pun. Memang bagus, tapi Anda hanya melihat itu selama perhelatan Liga Champions.”