Ketua Umum PSSI: Kasihan Iwan Budianto

Edy mengatakan Iwan hanya contoh bukan pelaku sogok wasit.


OLEH  MUHAMMAD RIDWAN


Ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi memastikan omongan yang dilontarkan kepada kepala staf ketua umum PSSI, Iwan Budianto tidak benar adanya. Menurutnya, hal diucapkannya hanya contoh, bukan berarti CEO Arema FC itu terlibat dalam kasus sogok wasit.

Edy menyampaikan tentang Iwan, pernah menyogok wasit saat pengambilan sumpah wasit Piala Presiden 2017, di Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (2/2). Maksud dari pernyataan Edy adalah karena dirinya sadar para pengadil lapangan tidak semuanya bersih.

SIMAK JUGA: Soal Sogok Wasit, Iwan Budianto Tegaskan Hanya Bercanda

Oleh karena itu, pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI tersebut tidak ingin ada orang-orang yang berani menyogok wasit. Pasalnya, bila terbukti ada tindakan tersebut Edy mengatakan bakal mengambil langkah tegas.

“Saya katakan itu hanya memberi contoh. Kasian Iwan-nya, bukan dia itu yang saya maksud,” kata Edy saat dihubungi wartawan.

Sejak terpilih sebagai ketua umum PSSI, Edy memang bakal melakukan perubahan di sepakbola nasional, salah satunya adalah soal suap terhadap wasit. Sebab, sogok menyogok wasit bukanlah sesuatu yang baru pada persepakbolaan Indonesia, namun kasusnya susah untuk diungkap.