Kapten Leganes Kecam Diving Berlebihan Neymar

Kapten Leganes, Martin Mantovani, mengecam habis cara Neymar melakukan diving yang dipandangnya seperti ingin dibunuh.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter


Kapten Leganes, Martin Mantovani, memandang kemenangan Barcelona atas timnya akhir pekan ini kental dengan nuansa kontroversial.

Seperti diketahui Barca menang lewat skor tipis 2-1, dengan gol penentu kemenangan dicetak Lionel Messi melalui titik putih pada menit akhir pertandingan.

SIMAK JUGA: Gagal Banding, Neymar Dibawa Ke Pengadilan

Penalti itu dipicu oleh pelanggaran Mantovani pada Neymar di kotak terlarang Leganes. Namun dengan tegas sang kapten menolak menganggap insiden itu pantas diganjar pelanggaran.

Dirinya menilai Neymar telah melakukan kebohongan lewat diving dengan cara yang amat berlebihan. Mantovani bahkan memandang pemain internasional Brasil itu bagai ingin dibunuh.

SIMAK JUGA: Neymar Masih Percaya Barca Bisa Lolos

“Bagi saya itu jelas bukan penalti. Saya berbalik, saya mencoba untuk menghadap tanah guna menutup Neymar sehingga dia tidak bisa bergerak ke arah saya,” jelas Mantovani, seperti dikutip COPE.

“Kemudian Neymar melakukan diving saat coba melewati saya. Wasit kemudian memutuskan penalti, tapi bagi saya tidak. Teman-teman saya berkata: kami tidak melihat apa yang Neymar lakukan, dia jatuh di udara seolah Anda akan membunuhnya!” kecamnya.