Ivan Carlos Absen, Samsul Arif Diharapkan Bugar

Herkis menjadikan duel melawan Persib sebagai ujian mental yang bagus bagi anak asuhnya.


OLEH   DONNY AFRONI & HAMZAH ARFAH


Pelatih Persela Lamongan Herry Kiswanto berharap striker Samsul Arif sudah bugar saat menghadapi mantan klubnya, Persib Bandung, di laga pamungkas Grup 3 Piala Presiden 2017, Jumat (17/2) malam WIB.

Pada pertandingan nanti, Persela dipastikan kehilangan ujung tombak Ivan Carlos akibat akumulasi kartu kuning. Karena itu, tenaga Samsul dibutuhkan di pertandingan yang menentukan nasib Persela di turnamen pramusim ini.

SIMAK JUGA: Persib Tak Ingin Kandang Tercoreng

“Samsul saya lihat belum bugar 100 persen akibat cedera. Saya berharap dia akan bisa fit 100 persen, karena Ivan Carlos bakal absen karena akumulasi kartu. Semoga saja dia bisa segera bugar,” ungkap Herkis, sapaan Herry, dihubungi Goal Indonesia.

Herkis tidak menafikan peran Nur Hardianto yang mencetak dua gol kemenangan Persela ketika mengalahkan PSM Makassar, serta penyerang muda Saddil Ramdani. Tapi ia tetap membutuhkan tenaga Samsul.

SIMAK JUGA: Manajemen Siap Penuhi Keinginan Herkis

“Saddil maupun Nur tampil gemilang lawan PSM kemarin juga tak lepas dari bermainnya Ivan Carlos. Sebab, bek lawan fokus mengawal Ivan Carlos, sehingga membuat Nur yang banyak tak terkawal mempunyai kesempatan itu (mencetak gol). Peran Ivan Carlos itulah yang saya harap mampu digantikan Samsul,” jelasnya.

Herkis menambahkan, duel melawan Persib akan menjadi ujian mental bagi anak asuhnya, karena mereka menghadapi tim bertabur bintang dengan kualitas mumpuni. Di lain sisi, Herkis juga menganggap laga ini sebagai tantangan memperlihatkan kemampuan mereka.

SIMAK JUGA: Marcio Berpeluang Dikontrak Persela

“Ini ujian bagi kami. Mental pemain akan terbangun dengan sendirinya. Pemain akan lebih bersemangat jika bertemu tim besar. Sama seperti saya dulu sewaktu masih jadi pemain,” kata Herkis dilansir laman resmi klub.

“Persib memang cukup bagus. Kemampuan pemain merata. Apalagi Persib nanti main di kandang sendiri, didukung suporternya. Jadi tidak ada yang perlu diwaspadai secara individual pemain Persib. Mungkin hanya skema serangan saja ketika pemain lawan masuk ke dalam area kami. Semua tim juga mewaspadai itu.” (gk-43)