Ini Empat Hal Yang Menjadi Fokus Percepatan Pembangunan Sepakbola Nasional

Sihar mengungkapkan saat ini Indonesia masih minim soal jumlah pemain dan pelatih.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) telah menggelar rapat koordinasi teknis untuk percepatan pembangunan sepakbola nasional, Jumat (17/2) lalu. Dalam rapat itu juga dihadiri perwakilan dari PSSI dan Kemenpora, dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

Pada rapat tersebut membahas tentang pembuatan road map percepatan pembangunan sepakbola nasional dan penyusunan tim kerja gabungan dari PSSI dan kelompok terkait. Menurut pelaksana tugas deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan, I Nyoman Shuida, ada empat hal yang menjadi fokus dalam percepatan pembangunan sepakbola nasional. Empat hal itu adalah sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, organisasi, dan kompetisi.

“Diharapkan pada rapat ini dapat dikumpulkan masukan-masukan produktif dalam K/L dan stakeholders terkait persepakbolaan nasional dalam rangka mendukung percepatan pembangunan sepakbola nasional,” kata Nyoman, dikutip laman resmi Kemenko PMK.

SIMAK JUGA: PSSI Diberikan Dana Rp533 Juta Untuk Dirikan NDRC

Di lain pihak, ketua Pokja Percepatan Pembangunan Sepakbola Nasional, Sihar Sitorus, mengungkapkan saat ini Indonesia masih minim dalam hal jumlah pemain dan pelatih. Dia memaparkan, saat ini jumlah pemain di Indonesia rasionya hanya 67 ribu pemain atau 0,0026 persen dari jumlah penduduk sebesar 250 juta orang.

SIMAK JUGA: Cara PSSI Dapatkan Tiket Piala Dunia U-20

“Oleh karenanya perlu dihidupkan kembali permendagri No.59 Tahun 2007 guna mendukung pembinaan usia muda,” ucap Sihar.

Terkait kepelatihan, eks Komite Eksekutif PSSI itu menjelaskan saat ini Indonesia perlu sering mengadakan kursus kepelatihan secara rutin di berbagai daerah. Menurutnya, saat ini Indonesia hanya memiliki 197 pelatih yang berlisensi A/B/C dari AFC/FIFA. Dia pun membandingkan dengan Spanyol yang saat ini memiliki 22 ribu pelatih berlisensi UEFA/FIFA. 

Dari sisi infrastruktur, masih menurut Sihar, Indonesia masih memerlukan perbaikan. Minimnya fasilitas pendukung membuat pembinaan sepakbola di daerah lambat. Pemerintah pun merencanakan akan membangun fasilitas-fasilitas pendukung yang berstandar nasional maupun internasional. 

Terkait hal tersebut, wakil ketua umum PSSI Joko Driyono yang juga hadir dalam rapat tersebut mengatakan siap mendukung dan bersinergi dengan pihak-pihak terkait. Joko pun memaparkan PSSI sudah menyiapkan road map untuk percepatan pembangunan sepakbola nasional.