Ini Cara PSSI Agar Pemain Asing Tanpa KITAS Bisa Tetap Bermain

PSSI mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait izin pemain asing yang sedang menjalani seleksi di klub pada Piala Presiden 2017.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


PSSI telah siap untuk menggelar turnamen Piala Presiden 2017. Koordinasi ke berbagai pihak dari mulai pemerintah maupun pihak kepolisian pun telah dilakukan. Izin penyelenggaraan turnamen itu juga sudah diberikan pihak Kepolisian.

Hanya saja, masih ada yang perlu segera dilengkapi oleh PSSI maupun klub peserta saat bergulirnya turnamen yang diikuti 20 klub tersebut. Itu tak terlepas dari adanya pengarahan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), agar turnamen itu tetap diselenggarakan tanpa melanggar perundang-undangan Republik Indonesia.

Di antaranya terkait izin pemain asing yang bakal berlaga di Piala Presiden. Mengingat, permasalahan izin kerja pemain asing sempat bermasalah ketika bergulirnya Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. BOPI pun tak ingin masalah tersebut terulang lagi.

Yang menjadi permasalahan adalah, para pemain asing yang masih menjalani seleksi di klub peserta Piala Presiden tentunya banyak yang baru bermain di Indonesia. Mereka pun kebanyakan belum memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas/Sementara (KITAS). Sementara untuk pengurusan KITAS tersebut memakan waktu yang tidak sebentar.

Maka itu, ada cara lain dari PSSI agar para pemain asing tersebut maupun yang masa KITAS-nya sudah habis bisa tetap legal bermain di turnamen ini. Berdasarkan pasal 17 poin 9 regulasi Piala Presiden 2017, PSSI telah menetapkan izin yang harus digunakan pemain asing untuk mengikuti turnamen tersebut.

SIMAK JUGA: Kapolri Restui Piala Presiden 2017

“Pemain asing yang didaftarkan wajib memiliki visa (minimal Visa Kunjungan Usaha) dan/atau Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) yang masih berlaku sampai dengan berakhirnya pelaksanaan turnamen,” tulis regulasi itu.

SIMAK JUGA: Piala Presiden 2017 Jadi Ujian Untuk Wasit

Artinya, setiap pemain asing masih bisa diizinkan bermain jika sudah memiliki minimal Visa Kunjungan Usaha (VKU). VKU sendiri berlaku selama 90 hari terhitung sejak tanggal visa tersebut diberikan di luar negeri.

Seperti diketahui, turnamen ini bakal berlangsung pada 4 Februari-12 Maret 2017. Sehingga, masa berlaku VKU cukup untuk digunakan para pemain asing.

“Ini turnamen, Pak Noor Aman (ketua umum BOPI) pun sudah menyampaikan perlakuannya tentu berbeda dibandingkan kompetisi resmi. Walaupun ada aturan-aturan yang enggak bisa kami langgar. Salah satunya terkait pemain asing,” kata Iwan Budianto, ketua panitia pelaksana Piala Presiden.

“Karena pendaftaran pemain asing peraturannya ditutup satu hari setelah pertandingan pertama di kota masing-masing, otomatis tanggal 5 atau 6 (Februari) paling cepat bisa direkapitulasi.” 

“Dalam waktu itu, secepat mungkin kami koordinasi dengan pihak imigrasi, pemain asing yang dalam uji coba ini threatmentnya seperti apa. Memang enggak sampai KITAS, BOPI meminta kami mengkoordinasikannya ke pihak imigrasi yang mana sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.