Gomes De Oliveira Sebut Grafik Permainan Madura United Meningkat

Gomes pun yakin pada babak delapan besar para pemain Madura United bisa lebih tenang dalam melakukan penyelesaian akhir.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA    DARI   MADURA   


Pelatih Madura United, Gomes De Oliveira, mengakui timnya sempat tertekan meskipun akhirnya berhasil mengalahkan PSCS Cilacap dengan skor tipis 1-0 pada laga pemungkas grup 5 Piala Presiden 2017 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (19/2). Dengan hasil itu, Madura United berhak melenggang ke babak delapan besar dengan status runner-up grup 5.

“Tekanan ada dari diri pemain sendiri, tuntutan harus lolos. Mereka punya beban, harus bisa bermain bagus, mencetak gol dan menang,” ujar Gomes.

“Ada beberapa peluang tetapi mereka gagal mencetak gol. Saya yakin nanti di perempat-final akan lebih tenang dalam melakukan penyelesaian akhir,” tambah eks pelatih Persiram Raja Ampat itu.

SIMAK JUGA: Bekuk PSCS, Madura United Lolos Ke Delapan Besar

Lebih lanjut, pelatih asal Brasil itu melihat performa para pemainnya mengalami peningkatan. Sebelumnya, memang permainan Laskar Sape Kerrab sempat mendapatkan kritik dari pendukung mereka, lantaran kalah dari Semen Padang, skor 1-0, pada laga perdana grup 5.

SIMAK JUGA: PSCS Akui Kalah Kualitas Dari Madura United

“Siapa saja yang masuk tim harus bermain dengan cara Madura. Bekerja sama, bukan sendiri-sendiri, semakin kelihatan terutama saat berebut bola. Mereka mengurung dengan dua hingga tiga pemain,” imbuhnya.

“Kami sempat kesulitan dalam beberapa pertandingan, tetapi grafiknya makin bagus. Selamat untuk pemain yang berhasil lolos ke babak selanjutnya,” tambahnya. 

“Kami tidak ingin membuat suporter malu di kandangnya (lagi). Kami bisa atasi perlawanan PSCS, meskipun banyak peluang yang tidak masuk. Kami akan coba tetap memenangkan pertandingan selanjutnya meskipun dengan persiapan minim,” pungkasnya.(gk-62)