Enam Fakta Menarik Di Laga Persija Jakarta – PS TNI

Sejumlah hal menarik terjadi ketika Persija mengalahkan PS TNI.


OLEH  MUHAMMAD RIDWAN


Persija Jakarta mencatatkan tren positif di laga pembuka Piala Presiden 2017. Skuat asuhan Stefano Cugurra Teco tersebut meraih kemenangan saat memainkan laga perdana grup 2 atas PS TNI dengan skor 1-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (5/2).

Berkat kemenangan tersebut, Persija menempel ketat pemuncak klasemenn sementara grup Arema. Macan Kemayoran hanya kalah selisih gol dari Singo Edan dengan raihan poin yang sama yakni.

Namun, dibalik kemenangan tersebut ada sejumlah fakta menarik yang terjadi sepanjang pertandingan berlangsung. Mulai dari kegagalan Mamadou Barry dalam mengeksuki tendangan penalti karena bola sepakannya dapat dibaca secara baik oleh kiper Persija Andritany Ardhiyasa.

SIMAK JUGA: Persija Jakarta Menang Tipis Atas PS TNI

Selain itu ada hal menarik lainnya yang terjadi selama laga tersebut dimainkan. Berikut Goal Indonesia coba memaparkannya satu per satu:

1. Pertandingan Persija melawan PS TNI memang terlihat menarik sejak menit awal dimulai, karena kedua tim menampilkan permainan terbuka. Namun, laga tersebut gagal menyodot perhatian penonton. Tercatat hanya ada 
581 orang yang menyaksikan partai itu secara langsung di stadion.

2. PS TNI untuk pertama kalinya menggunakan pemain asing di turnamen ini yakni Ibrahim Conteh dan Mamadou Barry. Padahal, sebelumnya mereka selalu mengandalkan pesepakbola asli Indonesia dalam beberapa ajang yang diikutinya seperti Piala Jenderal Sudirman, Piala Bhayangkara, hingga Indonesia Soccer Championship (ISC) A.

3. Ternyata ada hal menarik dibalik kegagalan Mamadou Barry dalam mengeksekusi penalti saat partai melawan Persija. Pemain asal Guinea tersebut menjadi orang pertama yang gagal penalti di Piala Presiden 2017.

SIMAK JUGA: Hadapi PS TNI, Persija Jakarta Tes Pemain Cile

4. Christopher Veas Arriagada menjadi pemain seleksi asing ketiga di klub asal ibu kota tersebut. Sebelumnya, Carlos Eduardo de Souza Floresta (Brasil) dan Hugo Nicolas Retamal (Argentina) merupakan legiun asing yang mencoba peruntungan bersama Persija.

5. Partai Persija kontra PS TNI seperti ajang reuni beberapa pemain dengan klub lamanya. Pasalnya, ada pemain yang pernah memperkuat kedua klub ini, seperti Pandi Lestaluhu (Persija), Ade Jantra (PS TNI), dan Abduh Lestaluhu (PS TNI). 

6. Persija akhirnya dapat meraih kemenangan di Piala Presiden. Sebab, pada turnamen ini edisi sebelumnya, Macan Kemayoran selalu gagal mendapatkan poin penuh. Dari tiga kali laga mereka hanya mencetak dua kali imbang dan satu kekalahan.