CEO Borussia Dortmund Dapat Ancaman Pembunuhan

Watzke mengonfirmasi ia dan keluarganya mendapat ancaman pembunuhan dari suporter Leipzig.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


CEO Borussia Dortmund mengaku mendapat ancaman pembunuhan setelah timnya mampu mengatasi RB Leipzig 1-0 dalam partai lanjutan Bundesliga Jerman di Signal Iduna Park yang berlangsung panas, 4 Februari lalu.

Pierre-Emerick Aubameyang menjadi penentu kemenangan lewat gol semata wayangnya, namun laga tersebut lebih dikenang karena ulah suporter Dortmund yang membentangkan sejumlah spanduk bernada kasar untuk menyerang RB Leipzig, klub yang mereka ejek sebagai alat marketing dari perusahaan minuman berenergi Red Bull.

SIMAK JUGA: RB Leipzig, Kisah Klub Paling Dibenci Di Jerman

Akibatnya, Dortmund didenda €100 ribu dan dihukum penutupan tribun selatan stadion yang populer disebut “Yellow Wall” saat BVB menjamu Wolfsburg, Sabtu (18/2) kemarin. Beberapa hari setelah laga kontroversial tersebut, Watzke buka suara terkait banyaknya ancaman dari suporter Leipzig yang ditujukan kepadanya.

“Selama 14 hari terakhir, saya mendapat banyak surat ancaman, salah satunya terbaca, ‘Kami akan menggantung Anda’ dan ‘Jangan harap Anda bisa selamat sampai Jerman Timur’. Secara pribadi, saya tidak mempermasalahkan hal itu. Tetapi ancaman itu membuat keluarga saya ketakutan dan tersakiti,” terang Watzke dalam jumpa pers.

Watzke juga menolak anggapan yang menyebut ancaman dari suporter Leipzig itu terjadi karena pernyataan kerasnya terhadap klub asal Jerman Timur itu. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Watzke menyebut Leipzig sebagai klub yang nihil sejarah dan hanya dibentuk untuk menambah keuntungan bagi Red Bull.

SIMAK JUGA: Watzke: Leipzig Dibentuk Hanya Untuk Tambah Keuntungan

“Saya sudah merefleksikan pernyataan saya tersebut. Tetapi bagi saya, tidak ada pernyataan saya yang berpotensi menyulut kekerasan,” terangnya.  

Hingga pekan ke-21, Leipzig masih duduk nyaman di urutan kedua Bundesliga, unggul delapan angka dari Dortmund di posisi ketiga dan hanya berjarak lima poin di belakang pemuncak klasemen Bayern Munich.