Carlo Ancelotti: Kegagalan Di Masa Lalu Tidak Pengaruhi Arsenal

Arsenal selalu gagal lolos ke perempat-final sejak 2009/10, namun Ancelotti enggan melihat itu sebagai hal yang menguntungkan timnya.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI   Ikuti di twitter


Arsenal selalu tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dalam enam musim terakhir, akan tetapi pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti tidak melihat adalah masalah psikologis yang dialami The Gunners karena catatan buruk tersebut.

Terakhir kali Arsenal berhasil melaju ke perempat-final adalah pada musim 2009/10. Setelah itu mereka selalu gagal, bahkan Bayern dua kali menyingkirkan mereka di babak 16 besar pada musim 2012/13 dan 2013/14.

Kedua tim akan kembali berhadapan di babak yang sama musim ini. Leg pertama akan berlangsung di markas Bayern Allianz Arena, Kamis (16/2) dini hari WIB.

SIMAK JUGA: Kontra Arsenal, Bayern Munich Tanpa Franck Ribery & Jerome Boateng

Meski Arsenal telah cukup lama mendapatkan hasil buruk di ajang Liga Champions, Ancelotti tidak akan melihat itu sebagai kelemahan lawannya, pelatih asal Italia itu lebih memilih untuk mewaspadai permainan cepat The Gunners.

“Saya tidak melihat hasil tersebut akan mempengaruhi mereka. Hal itu tidak akan menjadi penghalang secara psikologis. Mereka justru akan sangat ingin melaju ke babak selanjutnya dengan memenangkan laga ini,” ujar Ancelotti seperti dikutip dari Goal Internasional, saat konferensi pers jelang laga.

“Saya sangat menghormati Arsenal yang mampu memainkan sepakbola fantastis ketika mereka merasa nyaman di lapangan. Kami harus bisa membuat mereka tidak nyaman.”

“Kami tidak bermain untuk menghindari kebobolan, kami bermain untuk menunjukkan laga yang bagus, menguasai jalannya laga.”

“Benar Arsenal selalu berbahaya dalam melakukan serangan balik, mereka punya pemain fantastis dan cepat kami harus mewaspadai itu. Laga ini akan berlangsung 180 menit [dua leg], tidak hanya 90 menit, dan jika kami ingin melaju ke babak selanjutnya, kami harus bermain bagus selama 180 menit.”