Bos Madura United FC Siap Lego Luiz Junior & Dane Milovanovic

AQ mempertimbangkan memboyong gelandang PSCS yang dianggap mempunyai kemampuan lebih dari Milovanovic.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   MADURA   


Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi mengkritik permainan Luiz Junior dan Dane Milovanovic, dan tidak segan-segan melepas kedua pemain itu bila tidak memperbaiki performa mereka.

Achsanul menilai gaya bermain Junior tidak cocok dengan karakter permainan menyerang Madura United. Menurutnya, mantan penggawa Barito Putera itu sering salah kontrol dan menempatkan posisi.

SIMAK JUGA: AQ Segera Evaluasi Striker Madura United 

“Dia pemain bagus, tetapi sepertinya tidak cocok di tim ini. Mungkin kami akan barter dia dengan pemain lain. Kalau seandainya tim lain seperti Persija [Jakarta] mau, kami izinkan,” cetus AQ, sapaan Achsanul.

AQ menambahkan, ia mempertimbangkan untuk memboyong gelandang PSCS Cilacap Redouane Zerzouri. Menurutnya, pemain asal Maroko itu tidak hanya bagus dalam memberikan umpan, tapi juga punya kemampuan merebut bola.

“Kami sedang mempertimbangkan banyak nama di posisi playmaker, salah satunya Redouane Zerzouri. Kami memang sedang mencari pemain tengah yang mampu merebut dan mendistribusikan bola,” jelas AQ.

SIMAK JUGA: Gomes Tak Kecewa Madura United Tersingkir

“Kalau hanya untuk mendistribusikan bola, Dane saja sebenarnya sudah cukup. Tetapi dia tidak bisa bertahan, tugas merebut bola sejauh ini diberikan kepada Asep [Berlian].”

AQ juga memberikan dukungan kepada gelandang muda Rizky Dwi Febriyanto yang kembali dipanggil mengikuti seleksi timnas U-22 tahap kedua. AQ berharap Rizky tampil maksimal.

“Kami punya kewajiban untuk mendukungnya berkarya di timnas. Madura United akan mempersilahkan Rizky berkonsentrasi agar dia betul-betul bisa bersaing dengan pemain yang sudah langganan timnas sebelumnya,” ucap AQ.

SIMAK JUGA: Menang Adu Penalti, PBFC II Tantang Persib

Sementara pelatih Gomes de Olivera menilai permainan Rizky sangat berkarakter ketika dimainkan selama hampir 90 menit melawan Pusamania Borneo FC II di perempat-final Piala Presiden 2017.

“Saya senang sekali melihat permainan Rizky, sangat berkarakter. Sulit untuk membuat keputusan menggantinya. Kalau penampilannya terus seperti itu, dia bisa menjadi harapan masa depan,” ucap Gomes. (gk-62)