Bek Arema FC Grogi Main Bareng Senior

Bagas menegaskan, ia ingin membuktikan punya kemampuan tanpa bantuan regulasi pemain muda.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Bek Arema FC Bagas Adi Nugraha mengaku senang dimainkan secara penuh ketika mengalahkan Bhayangkara FC akhir pekan kemarin, walau di satu sisi merasa grogi bermain bersama para senior.

Bagas menjadi satu-satunya pemain berusia dibawah 22 tahun yang bermain selama 90 menit. Meskipun pelatih Aji Santoso memuji kerja keras sang pemain beradaptasi, beberapa kali pertahanan Arema terlihat longgar, dan mudah ditembus.

SIMAK JUGA: Pelatih Persija Beri Penilaian Positif Untuk Christopher Arriagada

“Pada babak pertama masih terlihat grogi, bukan grogi bermain dihadapan suporter. Namun, grogi bermain bersama pemain senior. Seperti ada sungkan. Namun akhirnya lambat lauin bisa mengatasinya dengan baik,” tegas Bagas.

Pemuda asal Yogyakarta itu ingin membuktikan diri untuk menunjukkan permainan terbaik. Sebab, Bagas berambisi menembus skuat inti tanpa bantuan regulasi yang diterapkan di Piala Presiden maupun Liga 1.

“Saya ingin bermain maksimal, dan ingin menunjukkan jika bermain di tim Arema bukan karena aturan U-22. Tetapi saya masih perlu banyak belajar dari senior-senior,” tukasnya.

SIMAK JUGA: Aji Akui Pemain Muda Arema Demam Panggung

Sementara itu, manajer umum Ruddy Widodo mengapresiasi kinerja skuat muda Arema di pertandingan perdana. Menurut Ruddy, pemain muda membutuhkan waktu untuk bisa mengikuti ritme Arema.

“Anak muda mempunyai masalah pada mental. Meski mempunyai skill yang bagus, biasanya tidak bisa dikeluarkan secara maksimal, karena ada rasa grogi. Ujian pertama sudah terlewati, dan kami nanti ingin para pemain menyegel kemenangan melawan Persija [Jakarta] agar lolos,” tegas Ruddy. (gk-48)