8 Tim yang Terlalu Bergantung Terhadap Satu Pemain

Sepakbola adalah sebuah olahraga yang dimainkan oleh sebelas pemain dalam satu tim, namun, layaknya olah raga lain, selalu ada pemain yang lebih bersinar dibandingkan dengan rekan-rekannya dan menyebabkan tim tersebut bergantung kepadanya.

Berikut adalah delapan tim yang cenderung bergantung terhadap satu pemain sepanjang musim 2016/17.

8. Arsenal: Alexis Sanchez

Arsenal v Hull City - Premier League

Sejak didatangkan dari Barcelona pada musim 2015/16, Alexis Sanchez mampu menjadi pemain yang tak tergantikan dalam skuat Arsenal dengan kemampuan bermain pada posisi penyerang tengah dan penyerang sayap kiri.

Pada musim 2016/17, Sanchez mencetak 17 gol dari 55 gol The Gunners (31% dari keseluruhan gol yang dicetak tim asuhan Arsene Wenger tersebut).

7. Paris Saint-Germain: Edinson Cavani

TOPSHOT-FBL-FRA-LIGUE1-PSG-MONACO

Edinson Cavani mampu menjalankan tugasnya untuk menggantikan posisi Zlatan Ibrahimovic sebagai penyerang utama Paris Saint-Germain yang pindah dan bergabung dengan Manchester United.

Sepanjang musim 2016/17, pemain asal Uruguay ini mampu mencetak 25 gol dari 50 gol yang dicetak PSG di Ligue 1 (50% dari keseluruhan gol yang dicetak oleh tim asuhan Unai Emery tersebut).

6. Torino: Andrea Belotti

FC Torino v Pescara Calcio - Serie A

Sejak kembali ke Serie A pada musim 2012/13, Torino mampu menjadi tim yang cukup konsisten dan saat ini berada pada peringkat sembilan klasemen sementara sejauh berlangsungnya musim 2016/17.

Pemain yang berperan besar dalam performa mereka saat ini adalah penyerang asal Italia, Andrea Belotti, yang sudah mencetak 17 gol dari 45 gol yang dicetak oleh Torino (38%).

5. Borussia Dortmund: Pierre-Emerick Aubameyang

Borussia Dortmund v RB Leipzig - Bundesliga

Kehilangan penyerang tengah klasik tidak menyebabkan Borussia Dortmund mengalami kesulitan yang signifikan untuk menerapkan taktik yang ingin mereka gunakan. Pelatih utama mereka, Thomas Tuchel, memasang Pierre-Emerick Aubameyang pada posisi ini.

Sepanjang musim 2016/17, Aubameyang mampu mencetak 17 dari 40 gol yang dicetak oleh Dortmund (43%).

4. Manchester United: Zlatan Ibrahimovic

Manchester United v Liverpool - Premier League

Berbagai pihak meragukan kemungkinan bagi Zlatan Ibrahimovic untuk meraih kesuksesan di Inggris bersama Manchester United setelah bergabung dari Paris Saint-Germain secara gratis pada bursa transfer musim panas 2016.

Nyatanya, pemain asal Swedia ini mampu tampil konsisten dengan mencetak 15 dari 38 gol yang dicetak Seran Merah di musim 2016/17 pada ajang Premier League (39%).

3. AC Milan: Suso

SS Lazio v AC Milan - Serie A

AC Milan saat ini sedang berusaha untuk bangkit dengan sentuhan Vincenzo Montella dan kini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Serie A 2016/17. Walau mengalami tren buruk dalam beberapa pertandingan terakhir, terdapat satu pemain yang tetap mampu tampil konsisten.

Pemain tersebut adalah Suso, yang terlibat dalam proses terjadinya 13 gol yang dicetak AC Milan dari 34 secara keseluruhan.

2. Liverpool: Sadio Mane

Liverpool v Tottenham Hotspur - Premier League

Liverpool di bawah asuhan Jurgen Klopp sedang berusaha untuk mengamankan posisi empat besar di klasemen Premier League setelah mengalami beberapa musim yang inkonsisten.

Pemain yang memiliki peran paling penting dalam skuat The Reds saat ini adalah Sadio Mane, dengan 11 gol dari 54 gol yang dicetak mereka di Premier League musim 2016/17 sejauh ini.

1. Tottenham Hotspur: Harry Kane

Tottenham Hotspur v Middlesbrough - Premier League

Dalam tiga musim terakhir, Tottenham Hotspur mampu meningkatkan posisi mereka di sepak bola Inggris dengan bantuan Mauricio Pochettino sebagai manajer. Manajer asal Argentina ini menyebabkan berbagai pemain mampu menunjukkan potensi mereka.

Salah satu pemain yang bersinar bagi Spurs adalah Harry Kane. Penyerang asal Inggris ini mencetak 14 dari 45 gol Tottenham di Premier League dalam musim 2016/17 ini.