6 Tim Teratas Premier League Musim 2015/16 dan Nasib Mereka Kini

Premier League dikenal sebagai kompetisi sepak bola paling sulit di dunia. Namun meski sulit, pemain-pemain bintang tetap ingin mencoba peruntungan mereka di Inggris.

Kejutan juga kerap terjadi di Premier League, selalu ada hal tak terduga yang mungkin saja  terjadi di setiap pertandingan. Seperti tim-tim yang berada dalam ancaman degradasi mampu mengalahkan tim-tim besar. Terakhir Hull City sukses  mengalahkan Liverpool di pekan ke-24 Premier League, Sabtu (4/2).

Selain itu, kita semua pasti masih ingat dengan keberhasilan Licester City yang secara mengejutkan meraih titel juara Premier League di musim 2015/16.

Kini Premier League musim 2016/17 telah  memasuki pekan ke-24 dan dapat dikatakan memasuki pekan krusial. Klasemen sementara Premier League saat ini pun berbeda jauh dengan klasemen di musim 2015/16.

Bagaimana nasib enam tim teratas Premier League musim 2015/16 di musim ini? Berikut penjabarannya.

6. Southampton

TOPSHOT-FBL-ENG-PR-SOUTHAMPTON-LEICESTER

Performa Southampton di musim 2015/16, dapat dikatakan cukup mengejutkan.

Bermain di bawah arahan manajer Ronald Koeman, The Saints sukses menemukan permainan terbaiknya. Mereka pun beberapa kali berhasil meraih kemenangan saat bertemu tim-tim besar.

Tercatat Jay Rodriguez dan kawan-kawan sukses menahan imbang Arsenal dan juga berhasil meraih tiga poin saat bertemu Manchester United dan Liverpool.

Hingga pekan ke-24 Premier League. mereka pun sukses meraih 34 poin dan berada di posisi ketujuh. Performa konsisten Southampton hingga akhir musim pun sukses membuat mereka finis di posisi keenam dengan raihan 63 poin.

Namun kini di musim 2016/17, semua serba berubah bagi tim yang bermarkas di St Mary’s Stadium itu.

Pergantian manajer dari Ronald Koeman ke Claude Puel membuat Southampton harus memulai segalanya dari awal. Belum lagi para pemain andalan yang memilih untuk hengkang, Sadio Mane yang memilih pergi ke Anfield atau Jose Fonte yang memilih hengkang ke West Ham contohnya.

Kini hingga pekan ke-24 Premier League, Ryan Bertrand dan kawan-kawan pun harus puas berada di posisi ke-13 dengan raihan 27 poin. Mengacu pada hal ini, sepertinya akan sulit bagi mereka untuk mengulang catatan manis di musim 2015/16.

5. Manchester United

FBL-ENG-PR-MAN UTD-SOUTHAMPTON

Musim 2016/17, hingga pekan ke 24 Premier League, United masih tercecer di posisi keenam klasemen sementara dengan raihan 45 poin.

Namun tahukah Anda, di musim 2015/16, jumlah poin yang diraih The Red Devils hingga pekan ke-24 adalah 40 poin. Kini. Anda pasti mengira kalau posisi mereka di klasemen sementara saat itu jauh lebih rendah dengan posisi mereka sekarang, jika ya, maka Anda salah besar.

Di musim 2015/16 , meski Wayne Rooney dan kawan-kawan hanya mampu meraih 40 poin hingga pekan ke-24, namun The Red Devils berada di posisi kelima. Jauh lebih baik dari posisi mereka di musim 2016/17.

4. Manchester City

FBL-ENG-PR-MAN CITY-SWANSEA

Awal musim 2015/16, Manchester City memperlihatkan performa yang sangat luar biasa. Hingga pekan ke-24 Premier League, The Citizens pun berhasil mengumpulkan 47 poin yang membuat mereka berada di posisi kedua di bawah Leicester City.

Namun tim yang saat itu masih dimanajeri Manuel Pellegrini itu kerap tampil tidak konsisten sehingga mengakibatkan mereka meraih hasil imbang maupun kekalahan. Sergio Aguero pun harus puas mengakhiri musim di posisi keempat dengan raihan 66 poin.

Kini di musim 2016/17, City pun sempat memperlihatkan performa konsisten di awal musim dan sempat menduduki puncak klasemen sementara Premier League selama beberapa waktu.

Namun kembali lagi, hingga pekan ke-24 Premier League, performa kurang konsisten mereka dalam beberapa pertandingan membuat tim yang kini dilatih oleh Pep Guardiola itu harus turun ke posisi ketiga dengan raihan 49 poin.

3. Tottenham Hotspur

Manchester City v Tottenham Hotspur - Premier League

Di musim 2016/17, hingga pekan ke-24 Premier League, Tottenham Hotspur berhasil menampilkan performa terbaik mereka dan meraih kemenangan saat bertemu tim-tim papan atas. Terakhir, mereka sukses menghentikan rekor kemenangan beruntun Chelsea pada Januari 2017.

Berkat performa impresif tersebut, kini The Lilywhites pun berada di posisi kedua dengan raihan 50 poin.

Di musim 2015/16, hingga pekan ke-24 Premier League, skuat asuhan Mauricio Pochettino berada di posisi ketiga dengan raihan 45 poin.

Jika raihan 50 poin di musim ini berhasil ditorehkan Tottenham di musim 2015/16, mereka pun akan berada di puncak klasemen sementara Premier League dan bukan tidak mungkin akan dapat meraih titel juara jika mampu tampil konsisten hingga akhir musim.

2. Arsenal

Arsenal v AFC Bournemouth - Premier League

Performa Arsenal di musim 2016/17 memang dapat dikatakan kurang konsisten.

Di awal musim mereka sukses meraih kemenangan beruntun dan sempat berada di puncak klasemen sementara selama beberapa waktu. Namun serangkaian kekalahan saat bermain kontra Everton, Manchester City, Watford, dan meraih hasil seri kontra Bournemouth, membuat skuat asuhan Arsene Wenger kini harus berada di posisi keempat dengan raihan 47 poin.

Jika raihan 47 poin tersebut diraih The Gunners di musim 2015/16, maka Mesut Ozil dan kawan-kawan bisa duduk di posisi kedua klasemen sementara di bawah Leicester City yang di musim lalu berada di puncak klasemen dengan raihan 50 poin.

1. Leicester City

Leicester City v Everton - Premier League

Musim 2015/16 sepertinya menjadi musim yang gemilang dan tidak dapat dilupakan bagi seluruh pemain dan penggemar Leicester City. Tampil konsisten sejak awal musim, mereka pun sukses meraih titel juara Premier League untuk pertama kalinya.

Di pekan ke-24 Premier League, raihan poin yang didapat Leicester City juga sudah mencapai 50 poin, jumlah poin tersebut pun membuat mereka nyaman berada di puncak klasemen.

Namun kini di musim 2016/17, segalanya telah berubah bagi The Foxes. Mereka seakan sulit untuk meraih kemenangan dan terus mengalami kekalahan. Hingga pekan ke-24 Premier League, skuat asuhan Claudio Ranieri itu kini berada di posisi ke-16, dengan raihan 21 poin, dan hanya berada dua tingkat diatas zona degradasi.

Jika mereka tidak berhasil bangkit, maka bukan tidak mungkin Leicester akan menjadi tim yang akan langsung terdegradasi steleh di musim sebelumnya berhasil memenangkan titel juara Premier League.