5 Tanda Anda Adalah Fans Sejati Manchester United

stilah fans yang terbagi menjadi dua kategori, karbitan atau glory hunter dan sejati, sudah menjamur hingga saat ini. Perpecahan itu terjadi untuk mencirikan tipe penggemar klub sepak bola seperti apa Anda ini, tentu, Anda akan tahu sendiri jika melihat contoh di bawah ini.

Salah satu klub yang banyak memiliki basis fans besar di seluruh dunia adalah Manchester United. Penggemarnya pun terbagi menjadi dua kategori fans seperti di atas, sejati yang sudah sangat mengenal klub seperti apa Man United, satu lagi glory hunter, yang mungkin baru tahu Man United ketika terakhir meraih titel Premier League pada 2012/13.

Pembagian kategori ini tentu bukan untuk mengerdilkan suporter yang karbitan atau glory hunter, karena pada dasarnya tidak ada salahnya kecintaan akan sebuah klub baru muncul baru-baru ini atau saat tim naik daun. Namun, tipe fans ini sedianya bisa lebih mawas diri agar tidak sok tahu ketika tim tengah menurun, atau saat berargumentasi dengan fans klub lain.

Nah, berbicara Man United. Jangan mengaku jika Anda fans sejati klub yang bermarkas di Old Trafford, jika Anda tak memiliki ciri-ciri fans ini:

5. Kenal Sir Alex Ferguson

FBL-ENG-MAN UTD-PARADE

Ketika terakhir menjuarai Premier League pada 2013, manajer Man United kala itu memang masih Sir Alex Ferguson. Tapi jika Anda baru mengenalnya saat itu, maka Anda harus banyak mengulik masa lalunya.

Selama 26 tahun memimpin Red Devils sejak 1986 hingga 2013, Ferguson tak langsung memberikan sentuhan emasnya kepada klub. Jangankan meninggalkan warisan, Ferguson bahkan nyaris dipecat pada 1990, empat tahun setelah memimpin Man United.

Hal itu terjadi karena performa tim tak kunjung membaik dan belum juga meraih titel Premier League (First Division kala itu namanya). Namun karena tuntutan sepak bola di masa lalu tak sekejam saat ini, Man United masih mempercayainya hingga Ferguson lebih leluasa menanamkan ideologi permainan yang dimilikinya.

Tak hanya dari segi permainan, Ferguson juga membentuk pondasi dasar yang kokoh di Man United, menjadikannya klub bersejarah dunia. Ia hingga saat ini terkenal sebagai manajer tersukses di Britania Raya dan telah memberikan total 38 trofi untuk Man United. Jadi, apakah Anda sudah cukup mengenal Ferguson? Hingga alasan mengapa ia menerima gelar kehormatan Sir?

4. Angkatan 1992 dan Nama-Nama Legenda

'The Class Of 92' - World Premiere - Inside Arrivals

Tak perlu mundur jauh untuk mengenal nama-nama beken di masa lalu selain George Best, Sir Bobby Charlton, dan Denis Law. Lagipula, jarang manusia yang masih memiliki umur panjang sejak perang dunia II untuk tahu siapa legenda-legenda lawas klub.

Cukup hal sederhana seperti Denis Irwin, Gary Pallister, Bryan Robson, Eric Cantona, Andy Cole, Dwight Yorke, dan banyak lagi. Anda tahu nama-nama mereka, maka Anda sudah masuk kategori fans sejati Setan Merah.

Tentu, tak lupa Anda juga wajib mengetahui angkatan 1992 Man United yang beken hingga dibuat film. Mereka adalah Gary Neville, Ryan Giggs, Paul Scholes, Nicky Butt, Phil Neville, dan David Beckham.

Mereka menjadi beken karena menghasilkan generasi emas bagi Man United dan ditemukan oleh Ferguson. Para alumni akademi itu juga yang merepresentasikan filosofi Man United.

Bisa panjang jika terus membeberkan bagaimana peran mereka masing-masing sepanjang karier di Man United. Satu hal pasti, mereka lah angkatan 1992, generasi emas yang masuk treble winners bersejarah 1999.

3. Tahu Filosofi Klub

Manchester United manager Sir Alex Fergu

Berbicara angkatan 1992 sebagai representasi filosofi mendasar Man United. Anda yang fans sejati bisa jadi sedikit merasakan ‘kesedihan’ akan perubahan kecil di klub era Jose Mourinho ini.

Manchester Merah memang kembali disegani oleh lawan-lawannya musim ini dan menjadikan Old Trafford sebagai benteng. Namun, filosofi yang sudah dibentuk di era Ferguson perlahan terkikis.

Filosofi itu adalah mengorbitkan pemain-pemain muda dalam tim utama, mengasah mereka untuk jadi bintang dunia di masa depan. Mereka bisa datang dari akademi atau klub lain, yang pasti tak banyak yang mengenalnya ketika datang ke Man United, lalu menjadi bintang saat ini seperti Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, dan Michael Carrick.

Memang, hal itu dibutuhkan kesabaran, karena tak mudah memoles pemain muda. Tapi filosofi itu sudah melekat di Man United, dan mungkin itu salah satu alasan mengapa manajemen menunjuk David Moyes dan Louis van Gaal sebelum Mourinho. Sebab, mereka cukup memiliki kesamaan dengan Ferguson, dari segi keberanian memainkan pemain-pemain muda di tim utama.

Mourinho saat ini memang sudah mengorbitkan Joel Castro dan Axel Tuanzebe, tapi, apa satu laga dengan sedikit menit bermain dan tidak di laga intens sudah cukup bagi mereka? Belum terlihat tentu bagaimana mental bermainnya.

Kebanyakan pemain muda saat ini diberi debut oleh Van Gaal seperti Timothy Fosu-Mensah, Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Jesse Lingard yang dipercaya tampil olehnya. Filosofi ini penting untuk diketahui oleh Anda fans Man United.

2. Momen-Momen Bersejarah

Manchester United v Watford - Premier League

Ini merupakan salah satu wawasan dasar yang wajib diketahui fans sejati Man United. Jangan sampai Anda hanya sok tahu mengenang momen Munich Air Disaster, tanpa tahu apa yang terjadi saat itu. Begitu juga momen bersejarah treble winners 1999 yang terus dikenang sebagai salah satu final Champions League terbaik.

Munich Air Disaster merupakan kecelakaan pesawat yang ditumpangi awak Man United hingga staf pelatih, yang mengalami kecelakaan di Bayern dan menewaskan sebagian besar skuat Sir Matt Busby. Insiden itu terjadi pada 6 Februari 1958.

Sedangkan treble winners Premier League, FA Cup, dan Champions League pada 1999 terjadi dengan banyak momen seru di final Champions League. Melawan Bayern, dua pergantian jitu Ferguson langsung membuat klub Jerman patah hati di penghujung laga kala mereka kalah 1-2.

Gol-gol terjadi sepersekian detik oleh Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer. Kedua momen itu juga yang membuat adanya ikatan sejarah antara Man United dengan Bayern. Jangan pernah Anda lupakan dua momen bersejarah di antara banyak momen lainnya ini.

1. Tidak Mendukung Klub-Klub Ini

Olivier Dacourt

Di era modern saat ini fans sejati Man United takkan pernah mendukung Manchester City yang merupakan rival sekota, dan belakangan terus menggeliat keluar dari bayang-bayang kesuksesan masa lalu Man United, berkat kucuran dana konsorsium Timur Tengah.

Begitu juga dengan Liverpool. Fans sejati Man United pastilah mengenal rivalitas kedua tim yang sudah sangat panjang di sepak bola Inggris, terutamanya dari segi raihan titel Premier League. Liverpool 18 titel, Man United 20 titel.

Selain mereka ada juga Arsenal yang sudah lama bertarung dengan Man United. Tapi selain ketiga itu, di masa lalu pertempuran Man United dengan Leeds United juga berlangsung panas dan memiliki tajuk Roses Rivalry.

Leeds merupakan kekuatan sepak bola Inggris di masa lalu dan mewakili York dari Yorkshire, sementara Man United Lancaster dari Lancashire. Jika Anda benar fans sejati Man United, tentu Leeds takkan masuk salah satu klub yang Anda dukung.