Sanksi Dane Milovanovic Hanya Berlaku Di Laga Resmi

FIFA menyatakan sanksi Milovanovic berlaku di pertandingan liga dan kompetisi piala, bukan uji coba maupun pramusim.


OLEH   DONNY AFRONI


Gelandang Madura United FC Dane Milovanovic dipastikan absen pada 12 laga awal Indonesia Super League (ISL) 2017 untuk menjalani sanksi komisi disiplin (Komdis) federasi sepakbola Australia (FFA) yang diperkuat keputusan FIFA.

Sebelumnya, manajer Madura United Haruna Soemitro mengatakan, selain laga resmi, sanksi terhadap Milovanovic juga berlaku di pertandingan uji coba dan turnamen pramusim. Manajemen Laskar Sape Kerrab pun akan berusaha menyiasati situasi ini dengan memperbanyak pertandingan uji coba agar bisa tampil di awal musim ISL.

SIMAK JUGA: Ambil Risiko, Madura United Rekrut Lagi Dane Milovanovic

Namun berdasarkan surat Komdis FIFA kepada federasi sepakbola Hong Kong (HKFA) pada 8 Desember 2015, Milovanovic harus menjalani sanksi di pertandingan resmi. Hal ini dilakukan setelah salah satu klub Hong Kong, Pegasus, memainkan Milovanovic di beberapa laga resmi.

Pegasus pun langsung memutus kontrak Milovanovic dua hari setelah HKFA menyampaikan hal itu pada 15 Desember, karena sanksi mulai diberlakukan pada 8 Desember. Sejak saat itu, Milovanovic belum pernah memperkuat klub lain di liga maupun ajang piala resmi. 

“HKFA telah menerima surat resmi dari FIFA tertanggal 8 Desember [2015] terkait keputusan komisi disiplin FFA yang meminta sanksi diberlakukan di seluruh dunia terhadap pemain Pegasus Dane Milovanovic. Berdasarkan keputusan komisi disiplin FIFA, Dane Milovanovic akan menjalani hukuman 12 laga di seluruh dunia,” demikian pernyataan HKFA di laman resmi mereka.

SIMAK JUGA: Manajer Sebut Madura United Tak Salah Beli Pemain

“Sanksi terhadap pemain yang dimaksud wajib diterapkan di pertandingan Premier League [setara ISL], atau kompetisi piala [selevel Piala Indonesia]. Ini tidak termasuk laga tim reserve.”

“Selama menjalani sanksi, pemain yang dimaksud juga dilarang memperkuat tim nasional atau klubnya di pertandingan resmi atau uji coba internasional yang diakui FIFA dan AFC.”

“Berdasarkan kode disiplin FIFA, keputusan komisi disiplin FIFA efektif berlaku mulai 8 Desember 2015 [tanggal HKFA menerima surat pemberitahuan resmi dari FIFA].”

SIMAK JUGA: Madura United Coret Milovanovic, Pertahankan Fabiano Beltrame

Milovanovic mendapat sanksi dari FFA pada 2 Oktober 2015 setelah dianggap melakukan tindakan tak terpuji kepada wasit Lucien Laverdure dalam laga South Melborune FC kontra Olympia FC, 19 September 2015. Saat itu Milovanovic menendang bola ke arah wasit dari jarak 15 meter. Selanjutnya, Milovanovic menghampiri wasit, dan memaki sang pengadilan lapangan. Bukan itu saja. Milovanovic juga berusaha menanduk wasit.

Setelah mendapatkan sanksi, Milovanovic mencoba peruntungan di Hong Kong, dan akhirnya memperkuat Pegasus. Namun karena FFA mengajukan permintaan kepada FIFA, sanksi itu berlaku di seluruh dunia yang berujung pemutusan kontrak.