PSSI Berencana Naturalisasi Enam Pemain

Naturalisasi pemain itu untuk kebutuhan memperkuat timnas pada SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


PSSI mengungkapkan masih akan terus menjalani program naturalisasi pemain dalam jangka sekitar satu hingga dua tahun. Hal itu diungkapkan ketua umum PSSI Edy Rahmayadi. Menurut Edy, saat ini Indonesia masih kekurangan pemain, jika dibandingkan dengan negara lainnya.

“Penduduk kita sebesar ini, kita hanya punya 67 ribu pemain. Sehingga kita kekurangan pemain, dan itu membuat kita ke depannya mencari pemain naturalisasi dalam rangka memperkuat timnas di SEA Games (2017) dan Asian Games (2018). Kita memerlukan pemain yang berkualitas,” kata Edy, setelah mengikuti pengukuhan Pengurus PSSI Periode 2016-2020 di gedung Balai Kartini, Jakarta, Jumat (27/1).

“Kalau tidak cukup kualitasnya yang pemain lokal, kita akan cari orang Indonesia yang berada di luar, atau orang Indonesia yang separuh Indonesia separuh luar. Itu yang kita ambil,” tambah pria yang juga menjabat Pangkostrad itu.

SIMAK JUGA: Resmi Dilantik, PSSI Hilangkan Posisi Satu Waketum

Hal senada juga dituturkan wakil ketua umum PSSI Joko Driyono. Joko pun mengakui, PSSI berencana tak hanya satu pemain yang akan dinaturalisasi.

SIMAK JUGA: PSSI Bebaskan Klub Daftarkan Pemain Asing

Seperti diketahui, saat ini baru penyerang Jong Ajax Ezra Walian yang proses naturalisasinya hampir rampung. “Rencananya ada empat sampai enam pemain yang akan dinaturalisasi. Untuk pemainnya memang masih belum ditentukan, tapi ini untuk kepentingan SEA Games dan Asian Games,” beber Joko.

“Untuk saat ini memang baru Ezra yang sudah hampir pasti. Sementara pemain yang lainnya kami masih mencari, tentunya dengan kualifikasi yang memenuhi standart, dan dia punya darah Indonesia. Tapi jumlah itu (pemain yang dinaturalisasi) bukan target ya, nanti dilihat bagaimana kebutuhannya dari pelatih,” tegas pria asal Ngawi itu.