Kebugaran Fisik Pemain Madura United Belum Sesuai Standar

Meski begitu, tim pelatih Madura United tak terlalu kecewa dengan hasil tes VO2Max para pemainnya.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   MALANG    


Asisten pelatih Madura United, Winedy Purwito, mengaku tidak terlalu kecewa dengan hasil tes VO2Max yang dilakukan anak asuhnya. Sebanyak 20 pemain seperti Munhar, Guntur Ariyadi hingga beberapa pemain lokal yang diorbitkan dari Madura United U-21 musim lalu, bergantian melakoni tes tersebut di Lapangan Agrokusuma, Batu, Sabtu (21/01) pagi. 

“Saya lihat memang hasil Vo2Max pemain masih di kisaran 40 hingga 50. Ini memang belum sesuai standar, tetapi ini sudah cukup baik mengingat mereka baru saja menjalani liburan hingga sebulan lebih,” kata Winedy, kepada Goal Indonesia.

Meski begitu, mantan pelatih tim Porprov Pamekasan tersebut masih menantikan kehadiran pelatih kepala, Gomes De Oliveira. Menurutnya, ada beberapa persoalan teknis yang menuntut komunikasi secara langsung.

SIMAK JUGA: Persewangi Bungkam Madura United

“Coach Gomes memang sudah mengirimkan program latihan, Fabio (Oliveira) juga membantu menerjemahkan keinginan pelatih. Tetapi memang ada beberapa hal yang harus saya diskusikan langsung bersama Gomes terkait hasil latihan hari ini,” jelasnya.

SIMAK JUGA: Ambil Risiko, Madura United Rekrut Lagi Dane Milovanovic

Sementara itu, pelatih kiper anyar Madura United, Hermansyah, juga sudah mendampingi Laskar Sape Kerrab, hari ini. Mantan pelatih kiper timnas Indonesia U-19 itu menyebut target tinggi Madura United di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017 menjadi alasan dirinya bergabung.

“Kerja samanya sangat menyenangkan. Pemain dan pengurus juga membuat rasa optimistis kami di tim ini. Saya termotivasi target Madura United untuk berprestasi lebih baik lagi dari tahun kemarin. Saya ke sini untuk memperbaiki performa kiper, setidaknya mengurangi kesalahan sebelumnya. Kami akan sama-sama kerja keras, saling mengingatkan untuk meraih hasil terbaik,” ujarnya.

Hermansyah sendiri mengaku tidak terlalu kesulitan bekerja sama dengan ketiga kiper Madura United. Praktis hanya Angga Saputra yang belum pernah ditangani oleh pria asal Sukabumi tersebut. Joko Ribowo menjadi kiper pertama yang ditanganinya saat masih berseragam Persema Malang, sementara pertemuan dengan Herry Prasetya terjadi saat sang kiper memperkuat PS Polri pada turnamen Piala Bhayangkara tahun lalu.(gk-62)