Arjen Robben Tak Tutup Peluang Bermain Di Tiongkok

Winger asal Belanda itu berharap bisa bertahan di Munich, namun tetap mempertimbangkan opsi lain.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI     Ikuti di twitter


 

Winger Bayern Munich Arjen Robben tidak menutup peluang untuk bermain di Liga Super Tiongkok (CSL), tapi ia masih berharap bisa bertahan di klub Bundesliga Jerman tersebut.

Kontrak Robben di Allianz Arena akan berakhir pada Juni tahun ini, dan bermain di Tiongkok kini menjadi pilihan baru bagi para pemain dari Eropa dan Amerika Selatan.

Klub-klub CSL telah berhasil merekrut pemain seperti John Obi Mikel, Carlos Tevez, Oscar, dan Axel Witsel bulan ini. Sebelumnya Hulk, Jakcson Martinez, dan Alex Teixeira telah lebih dulu memutuskan melanjutkan karier di Tiongkok.

SIMAK JUGA: Arjen Robben Sempat Ragukan Bayern Munich

“Semua orang memiliki penilaian secara pribadi tentang ini. Anda tidak bisa mengatakan itu bukan merupakan pilihan. Tapi juga tidak mengatakan ingin hengkang,” ujar Robben ketika ditanya tentang kemungkinan hengkang ke CSL, seperti dikutip dari Goal Internasional , Sabtu (7/1).

“Sekarang saya ada di Bayern, saya belum memiliki rencana terlalu jauh, saya berdiskusi dengan Istri saya. Saya sekarang berada di level atas. Anda lihat saja apa yang akan terjadi selanjutnya.”

“Keluarga saya menjadi yang utama, tapi pengalaman hidup, tinggal di tempat lain – di Amerika Serikat, Tiongkok – mungkin bisa terjadi. Tapi mungkin tidak sekarang. Mungkin saya akan kembali ke rumah [Belanda]. Saya tidak menutup peluang apa pun.”

SIMAK JUGA: Bayern Munich Yakin Penuh Arjen Robben Bertahan

“Perpanjangan kontrak belum menjadi masalah. Saya berkonsentrasi untuk enam bulan ke depan dan saya ingin meraih gelar juara.”

“Saya tidak memiliki tenggat waktu, jika itu tiba maka tibalah. Saya hanya konsentrasi pada sepakbola. Saya masih terikat kontrak, setelah itu saya akan bertahan untuk tahun selanjutnya, atau mungkin tahun berikutnya lagi.”

Pemain berusia 32 tahun itu mengatakan belum memikirkan tentang kapan akan memutuskan pensiun.

“Saya masih sangat senang untuk bermain dan bersenang-senang di atas lapangan. Jika Anda telah berusia lebih dari 30 tahun, Anda tahu akhir karier telah mendekat. Tapi saya belum tahu kapan itu akan terjadi pada saya. Hal itu mungkin akan saya putuskan secara spontan.”