7 Pemain Eredivisie yang Gagal Bersinar di Premier League

Kultur sepakbola di semua negara memang berbeda. Begitu juga dengan Premier League dan Eredivise. Memang, ada sejumlah nama yang berhasil bersinar ketika bermain di Inggris.

Mereka adalah Ruud van Nistelrooy, Robin van Persie, Jimmy Floyd Hasselbaink, dan Dennis Bergkamp. Bahkan, mereka menjadi legenda di tim yang mereka bela di Inggris.

Meski demikian, sejumlah junior yang mengikuti jejak Van Nistelrooy cs ternyata tampil mengecewakan. Berikut ini, FTB90 akan berusaha mengupas 7 pemain Eredivisie yang gagal bersinar di Premier League.

7. Jan Vennegoor of Hesselink, Hull City

Hull City v Liverpool

Dia merupakan salah satu bomber menjanjikan ketika masih memperkuat PSV Eindhoven dan Celtic. Alasan itu, Hull City merekrutnya.

Namun, setelah dikontrak selama satu tahun, Jan Vennegoor of Hesselink gagal memperlihatkan permainan yang gemilang bersama The Tigers.

Vennegoor of Hesselink hanya mampu menghasilkan tiga gol dari 33 permainan di semua kompetisi. Pada musim 2010, dia memutuskan untuk hengkang ke Rapid Vienna.

6. Erik Meijer, Liverpool

Erik Meijer

Pada musim 1999, Liverpool sangat terkesan dengan permainan Erik Meijer bersamaBayer Leverkusen.

Namun, mantan pemain PSV Eindhoven tersebut gagal tampil memuaskan.  Sayang, dia gagal memberikan dampak positif untuk Liverpool yang ketika itu masih dilatih oleh Gerard Houllier.

Dia hanya mampu bermain sebanyak 38 kali dan mencetak Sembilan gol. Jadi, ketika Emile Heskey direkrut pada Maret 2000, Meijer sempat dipinjamkan ke Preston North End sebelum bergabung dengan Hamburg.

5. Maceo Rigters, Blackburn Rovers

Blackburn Rovers v FK Vetra

Setelah tampil mengesankan bersama Timnas Belanda U-21 di Euro 2007, Blackburn Rovers tergoda untuk merekrutnya dari NAC Breda dengan kontrak selama empat tahun. Namun, Rigters kembali gagal meyakinkan pelatih Rovers saat itu.

Dia hanya bermain sebanyak delapan kali memakai jersey Rovers. Setelah dipinjamkan ke Norwich City dan Barnsley, Rovers memutuskan untuk melepasnya pada musim 2011.

4. Marco Boogers, West Ham United

OXFORD V WEST HAM

Mungkin banyak yang tidak mengenalnya. Namun, Harry Redknapp yang ketika itu melatih West Ham United membeli Marco Boogers dari Sparta Rotterdam pada musim 1995. Namun, Boogers gagal membuat Redknapp terkesan.

Salah satunya ketika West Ham menghadapi Manchester United. Ketika itu, Boogers langsung mendapatkan kartu merah. Dia menekel dengan keras Gary Neville. Setelah insiden tersebut, Boogers pun memutuskan untuk pulang kampung ke Belanda.

3. Patrick Kluivert, Newcastle United

Newcastle v Chelsea

Kluivert datang ke Tyneside pada 2004. Dia datang setelah membawa Ajax meraih gelar juara Liga Belanda dan Champions League dan membela Barcelona beberapa tahun. Namun, Kluivert seperti bukan penyerang yang sama ketika membela Ajax.

Dia mungkin mencetak sejumlah gol yang penting khususnya di FA Cup. Tapi, kondisi fisiknya cukup mengkhawatirkan dan begitu juga dengan berat badannya sejak hari pertama. Setelah melewati musim yang mengewakan, Kluivert dilepas The Magpies.

2. Vincent Jansen, Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur v Aston Villa - The Emirates FA Cup Third Round

Tottenham Hotspur sangat tergiur dengan permainannya ketika masih memperkuat AZ Alkmaar. Ketika itu, Jansen berhasil menceploskan 27 gol dari 34 penampilan di Eredivise.

The Lilywhites pun harus mengeluarkan dana sebesar 17 juta pounds, untuk mendatangkan Jansen ke White Hart Lane. Dengan harapan, mampu menambah daya dobrak mereka.

Namun, performa Jansen tidak kunjung membaik dan hanya mampu mencetak tiga gol untuk Tottenham di semua kompetisi.

1. Memphis Depay, Manchester United

Manchester United FC v Feyenoord - UEFA Europa League

Namanya pernah diagung-agungkan oleh pendukung Manchester United ketika pertama kali datang ke Old Trafford. Datang dengan label sebagai top skor Eredivise, Memphis Depay diharapkan bisa menambah daya gedor tim besutan Louis Van Gaal.

Namun, pemain yang direkrut dari PSV Eindhoven itu tidak kunjung meningkat performanya. Alhasil, Depay hanya mampu menjadi pemanis di cadangan ketika United dilatih Van Gaal dan Jose Mourinho.

Pada musim 2017, pemain berusia 22 tahun itu pun menjadi pemain kedua yang didepak Mourinho. Depay akan memperkuat klub asal Prancis, Lyon.