7 Bintang Premier League yang Kariernya Dimulai dari Klub Non-liga

Tak semua bintang datang dari akademi sebuah klub besar atau muncul sebagai andalan tim liga teratas hingga mencapai titik tertinggi.

Ada beberapa nama yang sempat bermain di klub non-liga pada perjalanan kariernya kemudian mampu mencapai titik tertinggi di klub.

Berikut kami rangkum tujuh bintang Premier League yang berasal dari klub-klub antah berantah.

7. Duncan Watmore (Sunderland)

Southampton v Sunderland - EFL Cup Fourth Round

Sang pemain ditendang dari Manchester United pada usia 12 tahun dan memulai karier sepak bolanya bersama Altrincham. Dia menghabiskan 18 bulan bersama tim kasta keenam tersebut sebelum ditemukan Sunderland.

Watmore pun menjadi pemain reguler musim ini dan tampil 11 laga sebelum mengalami cedera lutut serius pada bulan Desember lalu. Sunderland dipastikan akan kesulitan bertahan di Premier League tanpa kehadirannya.

6. Yannick Bolasie (Everton)

Everton v West Ham United - Premier League

Meski lahir di Prancis dan memperkuat Kongo, Bolasie memulai karier sepak bola pada usia 17 tahun di klub non-liga Inggris, Hilingdon Borough.

Dia sempat hengkang ke Malta sebelum kembali lagi ke Inggris dan memperkuat Plymouth dan Bristol City. Sang pemain akhirnya ditemukan oleh Crystal Palace dan tampil memukau hingga Everton membelinya dengan harga 25 juta pounds.

5. Ashley Williams (Everton)

Everton v Southampton - Premier League

Perjalanan karier Williams sangat terjal dan sulit. Dia menghabiskan dua musim pertama sebagai pesepak bola di Hednesford Town kemudian mulai berkembang bersama Stockport Country.

Hingga akhirnya sang pemain berhasil menarik perhatian Swansea City dan jadi kapten di tim tersebut. Kini Williams memperkuat Everton sejak musim 2016/17 setelah sukses bersama Wales di Euro 2016.

4. Charlie Austin (Southampton)

FBL-ENG-PR-SOUTHAMPTON-EVERTON

Austin harus berjuang mati-matian sebelum menjadi pesepak bola. Dia sempat bekerja sebagai tukang tembok, dan baru pada usia 20 tahun dipastikan menjadi sosok profesional.

Sukses trial di Swindon, Austin menghabiskan banyak waktu bersama Kintbury Rangers, Hungerford Town, dan Poole United, tiga tim non-liga. Hingga pada 2014 Queens Park Rangers menggaetnya. Kini dirinya berstatus sebagai striker utama Southampton.

3. Chris Smalling (Manchester United)

Manchester United v Reading - The Emirates FA Cup Third Round

Tujuh tahun lalu Smalling masih bermain di klub kasta kedelapan Maidstone United. Dia bermain sangat luar biasa di sana sebelum akhirnya Fulham menggaetnya.

Namun, Smalling hanya bermain 18 bulan bersama The Cottagers sebelum Man United memastikan tanda tangannya. Smalling kini menjadi salah satu bek andalan Timnas Inggris, sekaligus bek utama Manchester United.

2. Michail Antonio (West Ham United)

West Ham United v Manchester City - The Emirates FA Cup Third Round

Ketika sebagian besar pemain tampil di tim senior klub non-liga, Michail Antonio memiliki nasib kurang baik. Dia hanyalah pemain dari klub junior klub antah berantah Tooting & Mitcham United.

Dia diundang untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur di usia 14 tahun tapi dilarang oleh ibunya karena takut menganggu waktu sekolah. Tapi, stelah debut bersama Tooting, dia mampu bermain untuk Reading, Sheffield Wednesday, Nottingham Forest, dan West Ham United.

1. Jamie Vardy (Leicester City)

Leicester City v Manchester City - Premier League

Sosok yang membuat pemain non-liga bisa bermimpi tampil di titik tertinggi, menjadi pemain terbaik, dan mengangkat trofi terbesar.

Vardy baru bermain di liga pada usia 25 tahun saat Leicester City mengeluarkan 1 juta pound untuk membeli dia dari Fleetwood Town, sebuah rekor untuk pemain non-liga. Dia sempat bermain di Stocksbridge Park Steels, Halifax Town, dan Lancashire.