Suharto: PS TNI Harus Dirombak

Suharto menyebutkan The Army membutuhkan pemain senior berkualitas untuk memimpin penggawa muda.


LIPUTAN   RIZKAART CENDRADIPUTRA     DARI   BEKASI   


Jajaran pelatih PS TNI berharap tim dirombak agar bisa bersaing menghadapi sejumlah tim bagus di kompetisi resmi tahun depan setelah mereka terpuruk di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

PS TNI menjadi juru kunci setelah hanya mendapat tujuh kemenangan, lima imbang, dan 22 kekalahan. Menurut asisten pelatih Suharto, materi pemain PS TNI tidak mampu bersaing dengan klub yang lebih dulu beredar di kasta tertinggi.

SIMAK JUGA: Jadi Juru Kunci, PS TNI Berharap Lebih Baik Pada Kompetisi Musim Depan

“Sangat sedih, malu, dan kecewa. Harus saya akui kalau kualitas pemain PS TNI kalau untuk Liga Super perlu perombakan, perlu penambahan pemain yang berkualitas agar bisa bersaing dengan tim yang sudah lama,” ujar Suharto.

“Kemudian PS TNI ini masih muda. Kita bisa melihat perbedaan dari kelas pemain. Saya rasa semua lini perlu diisi pemain senior.”

Mantan pelatih PSMS Medan ini menyayangkan pemainnya yang kurang berani dalam menguasai bola. Ia juga tak menyalahkan tuah Stadion Wibawa Mukti yang kurang berpihak kepada timnya. Selama tiga kali bertanding di Cikarang, The Army harus puas meraih sekali imbang, dan kalah dua kali.

SIMAK JUGA: Persiba Jungkalkan PS TNI

“Kami memang kurang berani mengauasai bola, dan kurang berani dalam membangun serangan. Ini salah satu kendala mengapa kita sulit mencetak gol,” kata Suharto.

“Stadion atau lapangan sebetulnya tidak ada masalah. Ini hanya masalah adaptasi. Jadwal kami memang terlalu padat. Satu minggu kami main tiga kali pertandingan, sementara yang lain satu pertandingan.” (gk-61)