Stefan Hansson Apresiasi Pencapaian Timnas Indonesia

Selain itu, eks pelatih Mitra Kukar dan Persela tersebut juga menyatakan keinginannya untuk kembali menangani klub Indonesia.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


Pencapaian tim nasional Indonesia yang mampu menutup kampanye AFF Suzuki Cup 2016 sebagai runner-up menghadirkan pujian dari banyak pihak, tak terkecuali Stefan Hansson.

Seperti diketahui, persiapan kurang ideal menjadi kendala Skuat Garuda jelang turnamen sebagaimana baru kembali dari masa sanksi FIFA, serta adanya kebijakan pemilihan pemain maksimal dua dari setiap klub yang berlaga di Indonesia Soccer Championship (ISC).

Namun halangan tersebut tak menyurutkan semangat juang para penggawa timnas yang mengerahkan seluruh tenaga untuk bisa lolos ke partai final sebelum akhirnya harus menelan kekalahan agregat 3-2 dari Thailand.

PSSI Terima Saran Menpora Soal Guus Hiddink Latih Timnas Indonesia

“Alfred Riedl dan anggota timnya sudah melakukan yang terbaik mengingat Indonesia tak memiliki liga resmi tahun ini, berbeda jika dibandingkan dengan Thailand,” ujar Hansson, pelatih yang sukses membesut Mitra Kukar kepada Goal Indonesia.

“Tentu fans kecewa dengan hasil akhir, tapi mencapai final sudah merupakan hasil bagus karena saya tahu seluruh pemain sudah memberikan kemampuan terbaik mereka bagi negara.”

Lebih lanjut, Hansson mengharapkan adanya peningkatan kualitas kompetisi demi mendongkrak prestasi timnas dan juga membuka kans bagi dirinya untuk kembali berkiprah di liga resmi yang akan datang.

GALERI: Perjuangan Timnas Indonesia Di AFF Suzuki Cup 2016

“Saya berharap ke depan adanya liga yang bagus dan saya yakin akan hal itu. Liga Indonesia seharusnya bisa menjadi yang terdepan di Asia Tenggara,” lanjut juru taktik asal Swedia tersebut.

“Persaingan sebenarnya kompetitif, sama seperti ketika saya menangani Mitra Kukar. Klub-klub punya pemilik yang baik dan juga manajemen untuk memilih pemain yang tepat.”

Hansson menghabiskan lima tahun terkahir kariernya berkiprah di Asia Tenggara. Salah satu prestasi tertingginya adalah ketika mampu mengantarkan timnas Myanmar U-23 meraih medali perunggu SEA Games 2011.